2-Isobutyrylcyclohexan-1-one adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, dengan gugus karbonil yang dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi nucleofilik atau elektrofilik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk membangun molekul organik yang lebih kompleks, terutama dalam bidang sintesis organik dan farmakologi.
Karakteristik utama dari 2-Isobutyrylcyclohexan-1-one adalah kestabilannya dalam kondisi tertentu dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai reaktan lain. Senyawa ini memiliki sifat non-polar yang memungkinkan penyerapan baik dalam pelarut organik. Karena struktur kimianya yang fleksibel, senyawa ini sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi substitusi dan reaksi ring-opening.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering ditemukan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk membangun senyawa baru atau mengembangkan metode sintesis yang lebih efisien. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
Brosur TCI (PDF)
- Ligands 2025-12-01 · hal. 18
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan metode reaksi kimia dalam laboratorium kimia murni
- Pemrosesan bahan baku dalam produksi senyawa intermediat
- Penelitian tentang struktur molekuler dan reaktivitas senyawa organik
- Penggunaan dalam studi mekanisme reaksi kimia di lingkungan laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 39207-65-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Bahan padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Karena sifat kimianya yang relatif stabil, bahan ini tidak memerlukan kondisi penyimpanan yang ekstrem. Namun, dalam penggunaan, harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
—
