Lactobionic Acid (TCI L0005, nomor CAS 96-82-2) adalah senyawa kimia yang terdiri dari campuran bentuk asam dan bentuk lactone. Bahan ini sering digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam bidang kimia biologi dan glikosains. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain, serta sebagai bahan aktif dalam pengujian aktivitas biologis. Lactobionic Acid juga digunakan dalam penelitian tentang metabolisme karbohidrat dan interaksi molekuler dalam sistem biologis.
Lactobionic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam air, sehingga mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia. Ketersediaan dalam berbagai kemasan juga memudahkan peneliti untuk memilih sesuai kebutuhan eksperimen. Keberagaman bentuk fisiknya, baik dalam bentuk padat maupun cair, menjadikannya fleksibel untuk berbagai aplikasi. Karena sifatnya yang tidak beracun dan ramah lingkungan, senyawa ini juga cocok untuk penggunaan dalam laboratorium yang menerapkan standar keselamatan tinggi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Lactobionic Acid menjadi pilihan utama dalam penelitian bidang kimia biologi, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini juga sering digunakan dalam pengembangan produk farmasi dan kosmetik, yang merupakan sektor industri yang berkembang pesat di Indonesia. Dengan ketersediaan yang cukup dan harga kompetitif, senyawa ini mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang kimia.
- Pemrosesan senyawa glikosida dalam penelitian biokimia
- Pengujian aktivitas antioksidan pada senyawa alami
- Sintesis senyawa kompleks dalam bidang kimia organik
- Penelitian metabolisme karbohidrat dalam sistem biologis
- Pengembangan produk kosmetik berbasis senyawa alami
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 96-82-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Lactobionic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Wadah yang tepat adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, terutama saat mengambil atau mencampur bahan ini. Karena sifatnya yang tidak beracun, risiko kecelakaan kimia relatif rendah, tetapi tetap perhatikan prosedur keselamatan laboratorium untuk meminimalkan risiko.
- Bouhsina dkk. (1991). Copper(II) complexes of lactobionic acid. Lactone-acid equilibrium and proton dissociation. Journal of Inorganic Biochemistry doi:10.1016/0162-0134(91)80032-d
- Abbadi dkk. (1997). Selective chemo-catalytic oxidation of lactose and/of lactobionic acid towards 1-carboxylactulose (2-keto-lactobionic acid). Applied Catalysis A: General doi:10.1016/s0926-860x(96)00409-7
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
