Lithium L-Lactate adalah garam litium dari asam L-laktat, yaitu bentuk enantiomer laktat yang dikenali oleh sistem enzim makhluk hidup. Bentuk garam membuat senyawa ini padat, mudah ditimbang, dan mudah larut dalam air, sehingga jauh lebih praktis dibanding asam laktat cair yang bersifat higroskopis dan lengket. Di laboratorium, bahan ini berperan penting sebagai sumber laktat terukur untuk uji enzimatik, penyiapan larutan standar pada penetapan kadar laktat, serta sebagai bahan tambahan pada media kultur sel dan mikroba.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah kemurnian stereokimia pada posisi L, yang penting karena enzim laktat dehidrogenase bekerja spesifik terhadap enantiomer tertentu. Kelarutannya yang baik dalam air memungkinkan pembuatan larutan induk berkonsentrasi tinggi tanpa penambahan pelarut organik, sementara kation litium relatif tidak mengganggu banyak sistem enzimatik pada konsentrasi kerja yang lazim. Sebagai garam padat, bahan ini lebih stabil selama penyimpanan dibanding asam bebasnya, meski tetap perlu dilindungi dari kelembapan agar tidak menyerap air dan menggumpal.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini banyak digunakan pada bidang biokimia klinis, fisiologi olahraga, bioteknologi fermentasi, serta pengajaran praktikum enzimologi di perguruan tinggi. Perannya sebagai larutan standar membuatnya hadir pada laboratorium yang melakukan penetapan kadar laktat sampel biologis maupun cairan fermentasi. Kemasan 25 g biasanya mencukupi kebutuhan pembuatan standar dan larutan kerja dalam jangka waktu yang cukup panjang.
- Larutan standar penetapan kadar laktat, karena garam padat ini dapat ditimbang secara tepat sehingga konsentrasi acuan tersusun dengan ketelitian yang baik.
- Substrat uji enzim laktat dehidrogenase, sebab bentuk L-nya dikenali secara spesifik oleh enzim sehingga laju reaksi dapat diukur melalui perubahan serapan kofaktor.
- Sumber karbon dan penyangga pada media kultur, karena laktat dimanfaatkan sebagian mikroba maupun sel sebagai substrat metabolisme yang mudah diserap.
- Bahan kajian metabolisme energi, sebab penambahan laktat terukur memungkinkan peneliti menelusuri jalur glikolisis dan oksidasi pada sistem sel atau jaringan.
- Sumber ion litium dan anion laktat pada penyiapan bahan, karena garam ini larut baik sehingga berguna untuk pertukaran ion maupun pembuatan bahan turunan laktat.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 27848-80-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Material Building Blocks > Liquid Crystal (LC) Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g |
| Bentuk fisik | padatan/serbuk yang larut baik dalam air |
| Penyimpanan | simpan sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, hindari kelembapan |
Simpan serbuk dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari kelembapan; penyimpanan di desikator membantu menjaga bahan tetap kering dan mudah ditimbang. Ambil bahan dengan spatula bersih dan kering agar tidak terjadi kontaminasi silang, terutama bila larutan akan dipakai untuk uji enzim yang peka. Larutan induk sebaiknya dibuat dengan air bermutu analitik, disimpan dingin, dan diberi label tanggal pembuatan. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari menghirup debu selama penimbangan.
- Wang dkk. (2025). Lithium Lactate Modified Polyolefin Separators for High-Performance Lithium Metal Batteries. Langmuir doi:10.1021/acs.langmuir.5c01838
- (2020). INVESTIGATION ON THE EFFECT OF LITHIUM LACTATE ON THE ELECTRICAL PROPERTIES OF TGS CRYSTAL. Strad Research doi:10.37896/sr7.10/108
- CERVANTES‐CUEVAS dkk. (1997). ChemInform Abstract: Preparation of (R)‐(+)‐Lithium Lactate.. ChemInform doi:10.1002/chin.199725066
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
