Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 687-47-8

Ethyl L-(-)-Lactate TCI L0162

Ethyl L-(-)-Lactate TCI L0162

Identitas Kimia

No. CAS
687-47-8
PubChem
CID 92831·SID 87572113
Rumus molekul
C5H10O3
Berat molekul
118.13 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
ethyl (2S)-2-hydroxypropanoate
SMILES
CCOC(=O)[C@H](C)O
InChIKey
LZCLXQDLBQLTDK-BYPYZUCNSA-N
Harga reguler Rp 505.050,00
Harga reguler Harga obral Rp 505.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Ethyl L-(-)-Lactate adalah ester etil dari asam L-laktat, senyawa kiral yang menempati posisi ganda di laboratorium: sebagai bahan bangunan sintesis asimetrik sekaligus sebagai pelarut ramah lingkungan. Molekulnya membawa satu pusat stereogenik dengan konfigurasi terdefinisi, gugus hidroksil sekunder yang reaktif, dan gugus ester yang mudah ditransformasi. Karena diturunkan dari asam laktat hasil fermentasi, senyawa ini berasal dari sumber terbarukan, dan sifat itu menjadikannya salah satu bahan kiral paling terjangkau serta paling sering dijadikan titik awal rute sintesis stereoselektif.

Karakteristik yang membuatnya dipilih meliputi kemurnian enansiomer yang stabil, kelarutan yang sangat luas karena bercampur baik dengan air maupun sebagian besar pelarut organik, serta daya larut yang tinggi terhadap berbagai senyawa organik dan resin. Sebagai pelarut, etil laktat menawarkan titik didih yang memadai, bau yang relatif lembut, dan profil toksisitas yang jauh lebih bersahabat dibanding pelarut terklorinasi. Sebagai bahan bangunan, gugus hidroksilnya dapat diproteksi, dioksidasi menjadi piruvat, diaktifkan sebagai sulfonat untuk substitusi nukleofilik dengan inversi konfigurasi, sementara gugus esternya dapat direduksi, ditransesterifikasi, atau diubah menjadi amida.

Di laboratorium Indonesia, etil laktat digunakan luas pada riset kimia hijau, sintesis organik, formulasi, hingga pembersihan peralatan laboratorium sebagai alternatif pelarut yang lebih aman. Kelompok riset polimer memakainya dalam kajian polilaktat, sementara laboratorium sintesis memanfaatkannya sebagai prekursor kiral. Tersedianya kemasan 25 g dan 500 g memudahkan penyesuaian antara kebutuhan sintesis skala kecil dan pemakaian sebagai pelarut yang biasanya lebih besar.

Brosur TCI (PDF)

  • Pelarut ramah lingkungan pengganti pelarut terklorinasi, karena daya larutnya luas, berasal dari sumber terbarukan, dan profil toksisitasnya jauh lebih bersahabat.
  • Bahan bangunan kiral sintesis stereoselektif, sebab pusat stereogeniknya terdefinisi dan terjangkau sehingga menjadi titik awal ekonomis bagi rute sintesis asimetrik.
  • Substrat reaksi substitusi dengan inversi konfigurasi, mengingat gugus hidroksilnya mudah diaktifkan sebagai tosilat atau mesilat sebelum diserang nukleofil.
  • Media reaksi dan rekristalisasi senyawa organik, karena kemampuannya bercampur dengan air maupun pelarut organik memudahkan pengaturan polaritas sistem pelarut.
  • Prekursor penelitian polimer laktat, sebab kerangka laktatnya menjadi model untuk mempelajari transesterifikasi dan pembentukan rantai poliester terbiodegradasi.

Merek TCI
Nomor CAS 687-47-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g, 500 g
Bentuk fisik cairan bening pada suhu ruang
Penyimpanan simpan sejuk, kering, jauh dari sumber api, wadah tertutup rapat

Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari nyala api, percikan listrik, dan sumber panas karena ester organik ini mudah terbakar. Hindari kontak dengan air berlebih dalam penyimpanan jangka panjang agar hidrolisis ester tidak menurunkan kemurnian bahan. Jauhkan dari asam kuat, basa kuat, dan bahan pengoksidasi kuat. Tuang atau pindahkan cairan di dalam lemari asam dengan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Sediakan wadah penampung tumpahan serta bahan penyerap inert di area kerja, dan pastikan wadah selalu dilabeli dengan jelas.

  • Omrani dkk. (2024). High quality and sensitivity phononic crystal channel drop filter to detect ethyl lactate in mixtures of ethyl lactate and 2-butoxy ethanol. Scientific Reports doi:10.1038/s41598-024-77559-4
  • WANG dkk. (2014). Asymmetric Reduction of Ethyl Pyruvate Catalyzed by Yeast Resting Cells to (S)-Ethyl Lactate. CHINESE JOURNAL OF CATALYSIS (CHINESE VERSION) doi:10.3724/sp.j.1088.2011.01236
  • Matsuda dkk. (2016). Vapor-liquid equilibria of binary and ternary mixtures containing ethyl lactate and effect of ethyl lactate as entrainer. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/j.fluid.2015.12.029

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.