Lupeol adalah senyawa kimia alami yang tergolong dalam kelompok triterpenoid. Bahan ini sering digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terkait bioaktifitas dan analisis senyawa organik. Lupeol memiliki struktur molekuler kompleks yang membuatnya menjadi bahan penting dalam penelitian bidang biokimia dan farmakologi. Sebagai senyawa yang terdapat alami di beberapa tanaman, Lupeol memiliki potensi sebagai bahan baku dalam pengembangan produk farmasi dan kosmetik.
Lupeol memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena sifat ini, bahan ini mudah digunakan dalam berbagai proses sintesis dan analisis kimia. Selain itu, Lupeol juga memiliki aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi yang membuatnya menarik untuk penelitian kesehatan. Sifat-sifat ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk berbagai aplikasi laboratorium.
Di Indonesia, Lupeol digunakan dalam penelitian ilmiah di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Bahan ini sering dipakai dalam analisis senyawa alami, pengujian aktivitas biologis, serta dalam pengembangan produk berbasis bahan alami. Ketersediaan Lupeol dalam bentuk kemasan kecil seperti 25mg dan 100mg memudahkan penggunaan dalam skala laboratorium.
Brosur TCI (PDF)
- Terpenes 2025-09-22 · hal. 9
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 7
- Analisis senyawa alami dalam ekstrak tanaman untuk mengeksplorasi bioaktivitas
- Pengujian aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi pada bahan alami
- Sintesis senyawa turunan triterpenoid untuk penelitian farmakologi
- Pemrosesan bahan baku dalam pembuatan produk kosmetik dan farmasi
- Penelitian tentang efek biologis senyawa organik dalam lingkungan dan kesehatan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 545-47-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Terpenes |
| Ukuran kemasan | 25mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Lupeol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Bahan ini sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan cahaya langsung. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, Lupeol relatif stabil dalam penyimpanan yang tepat. Namun, tetap perlu dihindari kontak langsung dengan air atau bahan kimia berreaksi. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk meminimalkan risiko paparan.
- Ipav dkk. (2022). ISOLATION AND CHARACTERISATION OF LUPEOL AND LUPEOL ACETATE FROM PROPOLIS OBTAINED FROM BENUE STATE. Journal of Chemical Society of Nigeria doi:10.46602/jcsn.v47i1.708
- ROY dkk. (1995). ChemInform Abstract: Side Chain Oxidation of Lupeol: A Reinvestigation.. ChemInform doi:10.1002/chin.199547231
- Geetha dkk. (2001). Anti-inflammatory activity of lupeol and lupeol linoleate in rats. Journal of Ethnopharmacology doi:10.1016/s0378-8741(01)00175-1
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
