Oleanonic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen ilmiah, terutama dalam bidang biofarmaka dan biohimia. Bahan ini sering diaplikasikan dalam penelitian untuk memahami mekanisme biologis tertentu, termasuk dalam studi tentang senyawa aktif alami yang memiliki potensi terapi. Sebagai salah satu komponen dari senyawa flavonoid, Oleanonic Acid memiliki peran penting dalam pengujian aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi.
Karakteristik utama Oleanonic Acid adalah struktur molekulnya yang kompleks dan kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai sistem biologis. Senyawa ini memiliki sifat larut dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses ekstraksi dan pemrosesan dalam laboratorium. Karena sifat ini, Oleanonic Acid menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan stabilitas dan reaktivitas tinggi.
Di laboratorium Indonesia, Oleanonic Acid digunakan dalam penelitian ilmiah yang berkaitan dengan kefarmasian, bioteknologi, dan biohimia. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang bertujuan mengembangkan obat baru atau memahami efek farmakologis senyawa alami. Dengan ketersediaan yang relatif luas, senyawa ini menjadi bahan penting dalam berbagai proyek penelitian di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Terpenes 2025-09-22 · hal. 9
- Penelitian tentang aktivitas antioksidan senyawa alami
- Pengembangan obat dari bahan herbal untuk pengobatan penyakit kronis
- Eksperimen untuk memahami mekanisme inflamasi pada sel manusia
- Uji kelayakan senyawa sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa farmakologis
- Analisis komposisi kimia dalam bahan herbal untuk penelitian farmakognosi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 17990-42-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Oleanonic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan kelembapan untuk mencegah degradasi senyawa. Saat mengambil atau memproses bahan ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk meminimalkan risiko kontak langsung. Pastikan wadah tidak terbuka selama tidak digunakan untuk menjaga kualitas dan keamanan bahan.
- Kroškins dkk. (2022). Synthesis of 8-Aminoquinoline Amides of Ursonic and Oleanonic Acid. Molbank doi:10.3390/m1361
- Gzella (2000). ChemInform Abstract: Triterpenoids: Part 16. 2‐Formyl‐Derivatives of Oleanonic Acid Methyl Ester and allo‐Betulon.. ChemInform doi:10.1002/chin.200005204
- Khusnutdinova dkk. (2022). Development of New Antimicrobial Oleanonic Acid Polyamine Conjugates. Antibiotics doi:10.3390/antibiotics11010094
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use
- Biochemicals and ReagentsTerpenesTriterpenes
- Cell BiologyCancer ResearchAntitumor Agents for Research
- Cell BiologyNutrition ResearchPhytochemicals
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use








