D-(+)-Maltose Monohydrate adalah sebuah senyawa karbohidrat yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang terdiri dari dua unit glukosa yang terikat oleh ikatan glikosidik, sehingga menjadi salah satu gula reduksi yang penting dalam studi metabolisme karbohidrat. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai substrat untuk reaksi enzimatik, serta sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa kompleks lainnya.
Karena memiliki sifat fisika dan kimia yang stabil, D-(+)-Maltose Monohydrate sangat cocok untuk digunakan dalam berbagai eksperimen yang memerlukan presisi tinggi. Bahan ini juga memiliki daya larut yang baik dalam air, sehingga mudah untuk disiapkan dalam bentuk larutan. Kemurniannya yang tinggi menjadikannya pilihan utama untuk penelitian yang membutuhkan konsentrasi yang akurat dan konsistensi hasil.
Di laboratorium Indonesia, D-(+)-Maltose Monohydrate digunakan dalam berbagai penelitian terkait biokimia, farmakologi, dan nutrisi. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, biologi, dan kedokteran, terutama dalam studi metabolisme, pengujian enzim, dan pengembangan produk makanan.
Brosur TCI (PDF)
- Digunakan dalam studi metabolisme karbohidrat untuk memahami proses fermentasi dan pencernaan
- Cocok untuk eksperimen enzimatik karena sifat reduksi dan reaktivitasnya
- Dapat digunakan dalam sintesis senyawa kompleks seperti oligosakarida dan polisakarida
- Berguna dalam analisis kualitatif dan kuantitatif dalam bidang kimia dan biokimia
- Dapat menjadi bahan baku dalam pembuatan produk makanan dan minuman
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6363-53-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
D-(+)-Maltose Monohydrate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari kelembapan untuk mencegah pengendapan atau perubahan sifat fisika. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penggunaan, pastikan alat yang digunakan bersih dan tidak terkontaminasi. Simpan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung dan jauh dari sumber panas.
- J. Kharat dkk. (2021). Density study of (D (+) mannose + water), (D (+) mannose + water + sodium cyclamate), (D (+) maltose monohydrate + water) and (D (+) maltose monohydrate + water + sodium cyclamate) systems at T = 298.15 K. Oriental Journal Of Chemistry doi:10.13005/ojc/370607
- JONDHALE dkk. (2025). SOLUTE-SOLVENT INTERACTIONS OF D-(+)-MALTOSE MONOHYDRATE IN AQUEOUS SODIUM SACCHARIN AT T= (298.15-313.15) K: VOLUMETRIC AND VISCOMETRIC APPROACH. International Journal of Chemistry Research doi:10.22159/ijcr.2025v9i3.259
- Okazaki dkk. (2020). Physico-Geometrical Interpretation of the Kinetic Behavior of the Thermal Dehydration of β-Maltose Monohydrate. Industrial & Engineering Chemistry Research doi:10.1021/acs.iecr.0c03881
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
