1-(p-Tolyl)ethanol adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki struktur molekul yang sederhana namun memiliki potensi dalam sintesis senyawa kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu dalam pembuatan senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia. Karena sifatnya yang stabil dan mudah ditemukan, senyawa ini menjadi pilihan yang populer di berbagai penelitian kimia.
1-(p-Tolyl)ethanol memiliki sifat kimia yang netral dan tidak mudah bereaksi dengan bahan kimia lainnya, sehingga memudahkan proses manipulasi dan penyimpanannya. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, seperti etil asetat dan etanol, sehingga sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi yang membutuhkan pelarut organik. Karena karakteristik ini, senyawa ini sering dipilih dalam sintesis senyawa dengan struktur kompleks.
Di laboratorium Indonesia, 1-(p-Tolyl)ethanol digunakan secara luas dalam penelitian kimia dan farmasi. Banyak institusi pendidikan dan penelitian menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis dan industri. Senyawa ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang fokus pada sintesis senyawa dengan aktivitas biologis tertentu.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan bahan dasar dengan struktur aromatik
- Pengembangan senyawa farmasi sebagai bahan bantu dalam proses modifikasi molekul
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam berbagai kondisi kimia
- Pembuatan senyawa intermediet untuk aplikasi dalam industri kimia dan material
- Studi tentang interaksi kimia antara senyawa aromatik dan senyawa lainnya
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 536-50-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, harus menggunakan peralatan pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Karena sifatnya yang tidak beracun, senyawa ini relatif aman, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dan inhalasi berlebihan.
—
