Methylmalonic Acid (MMA) adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen kimia dan analisis laboratorium. Sebagai salah satu komponen dasar dalam sintesis senyawa kompleks, MMA memiliki peran penting dalam pembentukan struktur kimia yang lebih rumit. Bahan ini sering digunakan dalam reaksi kimia yang melibatkan reaksi substitusi, esterifikasi, atau reaksi redoks. Karena sifatnya yang reaktif, MMA menjadi pilihan utama dalam penelitian terkait senyawa organik dan analisis kimia.
Methylmalonic Acid memiliki struktur molekul yang sederhana namun sangat reaktif, sehingga mudah berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton, yang memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya di laboratorium. Karena sifatnya yang stabil dalam kondisi tertentu, MMA menjadi bahan yang sangat cocok untuk penggunaan dalam laboratorium yang membutuhkan presisi dan konsistensi.
Di laboratorium Indonesia, Methylmalonic Acid digunakan dalam berbagai penelitian kimia, termasuk dalam pembuatan senyawa sintetik, analisis kualitatif, dan uji reaktivitas senyawa organik. Bahan ini juga sering ditemukan dalam eksperimen pendidikan untuk memperkenalkan konsep reaksi kimia dasar kepada mahasiswa dan peneliti. Karena ketersediaannya yang relatif mudah dan harga yang kompetitif, MMA menjadi pilihan yang populer di berbagai institusi penelitian di Indonesia.
- Penggunaan dalam sintesis senyawa organik kompleks karena sifat reaktivitasnya
- Pemrosesan dalam reaksi esterifikasi untuk pembuatan senyawa ester
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam analisis kimia organik
- Pemakaian dalam eksperimen pendidikan untuk pembelajaran reaksi kimia
- Aplikasi dalam analisis kualitatif untuk identifikasi senyawa tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 516-05-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Methylmalonic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kelembapan dan kontaminasi. Bahan ini bersifat reaktif, sehingga harus ditangani dengan hati-hati menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari paparan langsung dari sinar matahari atau panas berlebihan. Pastikan wadah tidak terbuka saat tidak digunakan untuk menjaga kualitas dan keamanan bahan.
- Mcmullin dkk. (2001). Homocysteine and methylmalonic acid as indicators of folate and vitamin B 12 deficiency in pregnancy. Clinical & Laboratory Haematology doi:10.1046/j.1365-2257.2001.00370.x
- Sun dkk. (2022). Methylmalonic acid levels in serum, exosomes, and urine and its association with cblC type methylmalonic acidemia-induced cognitive impairment. Frontiers in Neurology doi:10.3389/fneur.2022.1090958
- (2020). Serum Methylmalonic Acid Mediates Aging-Related Cancer Aggressiveness. Cancer Discovery doi:10.1158/2159-8290.cd-rw2020-125
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
