Methyl 3-(4-Hydroxyphenyl)propionate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintetik di laboratorium. Bahan ini sering ditemukan dalam senyawa aromatik dan merupakan bagian dari struktur molekul yang lebih kompleks. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa fenolik atau senyawa dengan struktur terkait. Karena sifatnya yang stabil dan mudah ditemukan, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang sederhana namun sangat penting dalam reaksi kimia tertentu. Sifatnya yang tidak mudah terurai dan kemampuannya untuk bereaksi dengan berbagai reaktan membuatnya sangat fleksibel dalam aplikasi laboratorium. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat non-reaktif dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai lingkungan eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik dan analisis kimia. Banyak institusi pendidikan dan penelitian mengandalkan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan baku yang stabil dan mudah diperoleh.
- Digunakan dalam sintesis senyawa fenolik untuk penelitian farmakologi
- Cocok untuk reaksi substitusi dalam sintesis senyawa aromatik
- Berperan dalam eksperimen kimia organik untuk memahami mekanisme reaksi
- Dimanfaatkan dalam analisis struktur molekul menggunakan teknik spektroskopi
- Dapat digunakan sebagai bahan baku untuk produksi senyawa obat
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5597-50-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan udara lembap untuk mencegah perubahan sifat fisik. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung.
—
