Potassium Propionate (KPr) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Sebagai garam dari asam propionat, senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam air. Dalam laboratorium, potassium propionate sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik, terutama dalam reaksi esterifikasi dan pembentukan senyawa heterosiklik. Karena kemampuannya untuk berfungsi sebagai donor proton dan pengatur pH, senyawa ini juga sering digunakan dalam reaksi yang memerlukan lingkungan asam atau netral.
Karakteristik utama potassium propionate adalah kelarutannya yang tinggi dalam air dan stabilitasnya dalam kondisi normal. Senyawa ini tidak mudah terdekomposisi dan tidak menghasilkan gas beracun saat disimpan dengan benar. Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang aman dan efisien untuk digunakan dalam berbagai aplikasi kimia. Selain itu, potassium propionate memiliki daya reaktivitas yang baik, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia yang memerlukan substrat yang mudah bereaksi.
Di laboratorium Indonesia, potassium propionate digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, termasuk dalam bidang kimia organik, farmasi, dan industri makanan. Karena ketersediaannya yang cukup dan keamanannya dalam penggunaan, senyawa ini menjadi bahan yang populer di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
- Dalam sintesis senyawa organik, potassium propionate berfungsi sebagai reagen yang membantu proses esterifikasi dan pembentukan senyawa heterosiklik.
- Sebagai pengatur pH dalam reaksi kimia, potassium propionate membantu menciptakan lingkungan reaksi yang optimal untuk reaksi tertentu.
- Dalam penelitian farmasi, senyawa ini digunakan untuk mengembangkan senyawa obat yang memiliki struktur kimia tertentu.
- Dalam analisis kimia, potassium propionate digunakan sebagai bahan bantu dalam proses kromatografi dan spektroskopi.
- Sebagai bahan baku dalam produksi bahan tambahan makanan, potassium propionate digunakan untuk mengawetkan produk makanan.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 327-62-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari kelembapan dan sinar matahari langsung |
Potassium propionate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan tidak terpapar kelembapan untuk mencegah pembentukan kristal atau perubahan sifat kimia. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, terutama ketika menangani jumlah besar. Selalu simpan di tempat yang sejuk dan kering untuk mempertahankan kualitas dan keamanan senyawa ini.
- Türkoğlu (2008). Evaluation of genotoxic effects of sodium propionate, calcium propionate and potassium propionate on the root meristem cells of Allium cepa. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2008.01.043
- EFSA Panel on Food additives and Nutrient Sources added to Food (ANS) (2014). Scientific Opinion on the re-evaluation of propionic acid (E 280), sodium propionate (E 281), calcium propionate (E 282) and potassium propionate (E 283) as food additives. EFSA Journal doi:10.2903/j.efsa.2014.3779
- Porto-Fett dkk. (2015). Comparative Efficacy of Potassium Levulinate with and without Potassium Diacetate and Potassium Propionate versus Potassium Lactate and Sodium Diacetate for Control of Listeria monocytogenes on Commercially Prepared Uncured Turkey Breast. Journal of Food Protection doi:10.4315/0362-028x.jfp-14-467
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
