Methyl Propionate adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini merupakan ester dari asam propionat dan metanol, dan sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa kompleks. Dalam laboratorium, methyl propionate berperan sebagai komponen penting dalam reaksi esterifikasi, penggantian gugus fungsi, dan sintesis senyawa heterosiklik. Karena sifatnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini sangat diminati oleh para peneliti dan ilmuwan.
Methyl Propionate memiliki sifat kimia yang menarik, seperti kelarutan dalam pelarut organik dan reaktivitas terhadap berbagai kondisi kimia. Bahan ini memiliki aroma yang khas, yang dapat menjadi indikator dalam beberapa reaksi. Sifat fisika dan kimia yang konsisten membuat methyl propionate menjadi pilihan yang andal untuk berbagai eksperimen laboratorium. Selain itu, senyawa ini mudah tersedia dan memiliki tingkat keamanan yang relatif tinggi, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala.
Di laboratorium Indonesia, methyl propionate digunakan dalam berbagai penelitian kimia, termasuk dalam pembuatan senyawa farmakologis, bahan baku kosmetik, dan bahan kimia industri. Karena keberagaman aplikasinya, senyawa ini sering ditemukan di laboratorium penelitian, industri farmasi, dan institusi pendidikan tinggi. Penggunaan yang tepat dan aman sangat penting untuk memastikan hasil eksperimen yang akurat dan terkontrol.
- Methyl Propionate digunakan dalam sintesis senyawa organik karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi esterifikasi dan reaksi substitusi.
- Bahan ini cocok untuk eksperimen pembuatan senyawa heterosiklik karena sifat reaktivitasnya yang stabil dan terkendali.
- Methyl Propionate sering digunakan dalam penelitian farmakologi untuk mengembangkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu.
- Senyawa ini juga digunakan dalam pembuatan bahan baku kosmetik dan produk perawatan kulit karena sifatnya yang aman dan tidak beracun.
- Methyl Propionate dapat dimanfaatkan dalam analisis kualitatif dan kuantitatif untuk mengidentifikasi senyawa organik dalam sampel.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 554-12-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. |
Methyl Propionate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik tahan kimia dengan tutup rapat. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan terkontrol, serta gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta pastikan ventilasi cukup untuk mencegah akumulasi uap. Penanganan yang tepat akan memastikan keamanan dan kualitas senyawa dalam proses eksperimen.
- Tanaka dkk. (2009). Research and Development of the Catalytic Oxidation of Methylacrylate to 3,3-Dimethoxy Methyl Propionate. Organic Process Research & Development doi:10.1021/op900001p
- Ai (2006). Formation of methyl methacrylate from methyl propionate and methanol. Catalysis Today doi:10.1016/j.cattod.2005.10.053
- Cho dkk. (2025). Isobaric Vapor-Liquid Equilibrium for Binary Systems of Ethyl Methyl Carbonate (and Diethyl Carbonate) + Ethyl Propionate, + Methyl Propionate at 101.3 kPa. Korean Journal of Chemical Engineering doi:10.1007/s11814-025-00589-9
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
