Sodium Propionate adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik. Sebagai salah satu senyawa building block, Sodium Propionate berperan sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia yang memerlukan ion karbonat atau asam lemak. Bahan ini sering digunakan dalam reaksi esterifikasi, saponifikasi, dan pembentukan senyawa kompleks lainnya. Dalam laboratorium, Sodium Propionate digunakan untuk mempercepat reaksi kimia dan memastikan hasil eksperimen yang akurat.
Sodium Propionate memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam air, sehingga memudahkan dalam penggunaan dan pemanfaatan. Senyawa ini juga bersifat non-toxis dan relatif aman dalam penggunaan yang tepat, menjadikannya pilihan yang baik untuk laboratorium yang memprioritaskan keselamatan. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, Sodium Propionate dapat digunakan dalam berbagai kondisi eksperimen tanpa mengalami perubahan signifikan.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Sodium Propionate menjadi bahan yang sangat relevan dalam pendidikan dan penelitian kimia. Banyak institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian menggunakan bahan ini untuk eksperimen dasar hingga penelitian lanjutan. Ketersediaan produk ini mendukung kebutuhan praktikum dan pengembangan ilmu kimia di berbagai tingkatan.
- Sintesis Ester – Sodium Propionate digunakan sebagai sumber ion karbonat dalam reaksi esterifikasi untuk menghasilkan senyawa ester.
- Reaksi Saponifikasi – Bahan ini berperan dalam proses hidrolisis lemak menjadi sabun dan gliserin.
- Pembuatan Senyawa Organik – Sodium Propionate sering digunakan sebagai bahan bantu dalam sintesis senyawa kompleks seperti asam lemak dan derivatnya.
- Analisis Kimia – Bahan ini digunakan dalam proses titrasi untuk menentukan konsentrasi asam atau basa dalam larutan.
- Eksperimen Kimia Dasar – Sodium Propionate digunakan dalam praktikum kimia untuk mempelajari reaksi kimia dan sifat senyawa.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 137-40-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan udara dan sinar matahari langsung |
Sodium Propionate harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan terkontrol. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk memastikan keselamatan.
- Türkoğlu (2008). Evaluation of genotoxic effects of sodium propionate, calcium propionate and potassium propionate on the root meristem cells of Allium cepa. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2008.01.043
- Adegbolagun dkk. (2024). Binding interaction studies of sodium benzoate, calcium propionate and sodium propionate with bovine serum albumin using spectroscopic method and molecular docking. Discover Chemistry doi:10.1007/s44371-024-00035-5
- EFSA Panel on Additives and Products or Substances used in Animal Feed (FEEDAP) (2011). Scientific Opinion on the safety and efficacy of propionic acid, sodium propionate, calcium propionate and ammonium propionate for all animal species. EFSA Journal doi:10.2903/j.efsa.2011.2446
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
