2-Nitrophenoxyacetic Acid (TCI N0225) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi esterifikasi, reaksi substitusi, dan reaksi polimerisasi. Sebagai building block, senyawa ini memiliki peran penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia.
Karakteristik utama dari 2-Nitrophenoxyacetic Acid adalah struktur molekulnya yang kompleks dan reaktivitas tinggi. Senyawa ini memiliki kelompok nitro dan kelompok asam karboksilat yang memberikan sifat kimia yang sangat beragam. Karena keberagaman reaktivitasnya, senyawa ini sangat cocok untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan modifikasi struktur molekul.
Di laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan obat, dan produksi bahan kimia industri. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti dan industri untuk mengakses bahan yang diperlukan tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
- Sintesis senyawa obat dengan struktur kompleks karena reaktivitas tinggi
- Reaksi esterifikasi untuk pembuatan senyawa ester yang memiliki sifat kimia beragam
- Pengembangan material baru dalam bidang kimia organik karena struktur molekul yang fleksibel
- Penelitian tentang reaksi substitusi dalam lingkungan laboratorium
- Pembuatan senyawa polimer dengan variasi struktur melalui reaksi kimia tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1878-87-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung |
2-Nitrophenoxyacetic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Karena sifat kimia yang reaktif, bahan ini harus ditangani dengan peralatan pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kebocoran atau kontaminasi.
- SELIVANOV dkk. (1996). ChemInform Abstract: Synthesis of 5‐(tert‐Butoxycarbonylaminoacetoxymethyl)‐2‐ nitrophenoxyacetic Acid (X). ChemInform doi:10.1002/chin.199651179
- Sassanella dkk. (1997). Use of 4-Nitrophenoxyacetic Acid for Detection and Quantification of 2,4-Dichlorophenoxyacetic Acid (2,4-D)/(alpha)-Ketoglutarate Dioxygenase Activity in 2,4-D-Degrading Microorganisms. Applied and Environmental Microbiology doi:10.1128/aem.63.3.1189-1191.1997
- Diao dkk. (2013). The structural analysis of the inclusion complex of β-cyclodextrin with m-nitrophenoxyacetic acid. Chinese Chemical Letters doi:10.1016/j.cclet.2013.03.047
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
