Nuciferine adalah senyawa alkaloid yang terdapat alami dalam tanaman tertentu, terutama dalam keluarga Papaveraceae. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmu pengetahuan, terutama dalam bidang biofarmakologi dan kimia organik. Dalam laboratorium, Nuciferine berperan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai bahan uji untuk mengevaluasi aktivitas biologis tertentu. Karena sifat kimianya yang stabil dan kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai reaktor, Nuciferine menjadi pilihan yang relevan dalam berbagai eksperimen ilmiah.
Nuciferine memiliki sifat kimia yang relatif stabil dalam kondisi biasa, namun sangat sensitif terhadap paparan sinar UV dan oksidasi. Bahan ini juga memiliki struktur molekuler kompleks yang memungkinkan interaksi dengan berbagai reaktif kimia. Karakteristik ini membuat Nuciferine menjadi bahan yang ideal untuk penelitian yang memerlukan presisi tinggi, seperti dalam analisis kuantitatif atau sintesis senyawa kompleks. Selain itu, kemurnian tinggi dari Nuciferine memastikan hasil eksperimen yang akurat dan dapat diandalkan.
Di laboratorium Indonesia, Nuciferine digunakan secara luas dalam penelitian ilmu hayat, terutama dalam bidang farmakologi dan biokimia. Bahan ini sering dipakai untuk uji aktivitas farmakologis, studi mekanisme kerja senyawa alami, dan pengembangan obat baru. Dengan adanya akses ke bahan ini, para peneliti Indonesia dapat melakukan eksperimen yang lebih komprehensif dan mendukung inovasi dalam bidang kesehatan dan ilmu pengetahuan.
- Nuciferine digunakan dalam penelitian farmakologi untuk mengevaluasi efek biologis senyawa alami.
- Bahan ini cocok untuk sintesis senyawa kompleks dalam bidang kimia organik.
- Nuciferine sering dipakai dalam uji aktivitas antioksidan untuk mengeksplorasi potensi kesehatan.
- Bahan ini digunakan dalam analisis kuantitatif untuk mengukur konsentrasi senyawa tertentu.
- Nuciferine juga relevan dalam studi mekanisme kerja senyawa alami dalam bidang biokimia.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 475-83-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Alkaloids |
| Ukuran kemasan | 250mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Nuciferine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung serta kelembapan tinggi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan untuk menjaga kualitas bahan ini. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung. Penggunaan Nuciferine harus dilakukan dalam ruang yang terkontrol dan sesuai dengan protokol keselamatan laboratorium.
- Liu dkk. (2026). Nuciferine inhibits pressure overload-induced cardiac remodeling by activating the SENP1-ACSL4-ferroptosis axis. Journal of Advanced Research doi:10.1016/j.jare.2025.08.020
- Yang dkk. (2017). Nuciferine Relaxes Tracheal Rings via the Blockade of VDLCC and NSCC Channels. Planta Medica doi:10.1055/s-0043-118178
- Xu dkk. (2023). Blautia: A Potential Novel Mechanism Of Nuciferine To Alleviate Genetic Obesity In Ob/Ob Mice. Clinical Nutrition ESPEN doi:10.1016/j.clnesp.2022.09.064
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
