Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 130-95-0

Quinine TCI Q0028

Quinine TCI Q0028

Identitas Kimia

No. CAS
130-95-0
PubChem
CID 44630461·SID 87575561
Rumus molekul
C20H24N2O2
Berat molekul
324.4 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(R)-[(4S,5R)-5-ethenyl-1-azabicyclo[2.2.2]octan-2-yl]-(6-methoxyquinolin-4-yl)methanol
SMILES
COC1=CC2=C(C=CN=C2C=C1)[C@H](C3C[C@@H]4CCN3C[C@@H]4C=C)O
InChIKey
LOUPRKONTZGTKE-KRLTWTMGSA-N
Harga reguler Rp 3.232.950,00
Harga reguler Rp 2.276.400,00 Harga obral Rp 3.232.950,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Quinine TCI Q0028 adalah alkaloid alami dari kulit batang pohon kina (Cinchona). Secara historis, quinine dikenal sebagai obat antimalaria. Di laboratorium kimia modern, perannya meluas jauh melampaui farmasi. Quinine memiliki beberapa pusat kiral dan kerangka yang menggabungkan cincin quinoline dengan sistem quinuclidina. Karena itu, quinine termasuk dalam kategori katalis, ligan, dan reagen kiral untuk sintesis asimetris, yaitu cabang kimia yang bertujuan menghasilkan satu enantiomer secara selektif.

Quinine dipilih karena struktur kiralnya yang terdefinisi dan ketersediaannya dari sumber alam. Nitrogen quinuclidina yang bersifat basa dan gugus hidroksil sekundernya dapat bekerja bersama dalam katalisis organik bifungsional. Kedua gugus ini mengaktifkan nukleofil dan elektrofil secara serentak di dalam lingkungan kiral. Turunan alkaloid kina juga menjadi ligan penting dalam reaksi asimetris berkatalis logam. Selain itu, quinine dapat dipakai sebagai agen resolusi untuk memisahkan asam rasemat melalui pembentukan garam diastereomer. Quinine juga dikenal berfluoresensi kuat dalam larutan asam.

Di Indonesia, quinine punya nilai historis tersendiri karena Jawa pernah menjadi pusat budidaya kina dunia. Kini, quinine dipakai oleh kelompok riset sintesis organik dan katalisis asimetris di universitas, peneliti kimia bahan alam, dan laboratorium analitik yang memerlukan standar fluoresensi. Kemasan 25g dan 100g mendukung riset maupun pemakaian berulang.

Brosur TCI (PDF)

  • Organokatalisis asimetris: gugus basa quinuclidina dan hidroksilnya bekerja bifungsional sehingga quinine mampu mengkatalisis reaksi adisi dengan selektivitas enantiomer yang baik.
  • Resolusi senyawa rasemat: sebagai basa kiral, quinine membentuk garam diastereomer dengan asam rasemat yang kemudian dapat dipisahkan melalui kristalisasi bertahap.
  • Prekursor ligan dan katalis kiral: kerangka alkaloid kina menjadi titik awal sintesis katalis transfer fase kiral dan ligan untuk reaksi berkatalis logam.
  • Studi fluoresensi: fluoresensi quinine yang kuat dalam larutan asam menjadikannya senyawa acuan populer untuk kalibrasi dan pengajaran spektrofluorometri.
  • Riset bahan alam dan farmasi: quinine berfungsi sebagai standar pembanding dalam analisis alkaloid kina dan studi senyawa antimalaria di laboratorium farmasi.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 130-95-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Catalysts, Chiral Ligands, Chiral Reagents
Ukuran kemasan 25g, 100g
Bentuk fisik padatan (serbuk/kristal); rincian mutu dan rotasi optik mengacu pada CoA dari TCI
Penyimpanan tertutup rapat, kering, dan terlindung dari cahaya

Quinine peka terhadap cahaya. Simpan dalam botol aslinya yang gelap dan tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering. Untuk pemakaian dalam sintesis asimetris, jaga kemurnian dengan selalu memakai spatula bersih dan menutup wadah segera setelah menimbang. Jauhkan dari oksidator kuat dan asam kuat bila tidak sedang dipakai. Hindari menghirup debu dan kontak dengan kulit, lalu kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Baca SDS sebelum digunakan dan buang limbahnya sesuai prosedur limbah kimia.

  • Shanks (2016). Historical Review: Problematic Malaria Prophylaxis with Quinine. The American Society of Tropical Medicine and Hygiene doi:10.4269/ajtmh.16-0138
  • McFadden dkk. (1994). Otoacoustic emissions and quinine sulfate. The Journal of the Acoustical Society of America doi:10.1121/1.410022
  • Udden (1998). Effect of calcium and quinine on butoxyacetic acid(BAA)-induced hemolysis of rat red blood cells(RBCs). Toxicology Letters doi:10.1016/s0378-4274(98)80898-9

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.