Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 56-54-2

Quinidine, CAS 56-54-2, TCI Q0006

Quinidine, CAS 56-54-2, TCI Q0006

Identitas Kimia

No. CAS
56-54-2
PubChem
CID 3036746·SID 87575544
Rumus molekul
C20H24N2O2
Berat molekul
324.4 g/mol
Kemurnian
>85.0%(HPLC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(S)-(5-ethenyl-1-azabicyclo[2.2.2]octan-2-yl)-(6-methoxyquinolin-4-yl)methanol
SMILES
COC1=CC2=C(C=CN=C2C=C1)[C@@H](C3CC4CCN3CC4C=C)O
InChIKey
LOUPRKONTZGTKE-LHFMAAMQSA-N
Harga reguler Rp 1.538.250,00
Harga reguler Rp 1.090.950,00 Harga obral Rp 1.538.250,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Quinidine dari TCI dengan kode Q0006 adalah alkaloid kina alami yang diperoleh dari kulit pohon Cinchona dan memiliki nomor CAS 56-54-2. Quinidine merupakan diastereomer dari quinine, sehingga keduanya memiliki rumus molekul yang sama tetapi konfigurasi ruang yang berbeda pada pusat kiral tertentu. Di laboratorium kimia modern, quinidine sangat dihargai sebagai katalis kiral, ligan kiral, dan reagen kiral untuk sintesis asimetris, yaitu sintesis yang menghasilkan satu enantiomer secara selektif.

Quinidine dipilih karena strukturnya memiliki beberapa gugus fungsional dalam kerangka kiral yang kaku. Gugus tersebut meliputi nitrogen kuinuklidin yang bersifat basa, gugus hidroksil yang dapat membentuk ikatan hidrogen, dan cincin kuinolin aromatik. Kombinasi ini memungkinkan quinidine mengaktifkan substrat dan mengarahkan pendekatan reaktan secara stereoselektif. Karena itu, quinidine dan turunannya banyak dipakai dalam organokatalisis, katalisis transfer fase, dan sebagai kerangka ligan untuk dihidroksilasi asimetris. Hubungan pseudo-enansiomerik dengan quinine juga memungkinkan peneliti memperoleh enantiomer produk yang berlawanan.

Di Indonesia, quinidine relevan bagi kelompok riset sintesis asimetris dan kimia medisinal di perguruan tinggi, serta laboratorium pengembangan obat yang membutuhkan senyawa murni secara enantiomer. Bahan ini juga menarik untuk penelitian bahan alam, mengingat Indonesia memiliki sejarah panjang budidaya pohon kina. Quinidine memiliki aktivitas farmakologis yang kuat, sehingga penggunaannya harus terbatas untuk riset dan dilakukan dengan prosedur keselamatan yang ketat. Kemasan 5g dan 25g tersedia untuk skala riset.

Brosur TCI (PDF)

  • Organokatalisis asimetris: nitrogen kuinuklidin yang basa dan gugus hidroksil quinidine bekerja bersama mengaktifkan substrat sehingga reaksi seperti adisi Michael berlangsung enantioselektif.
  • Prekursor ligan dihidroksilasi asimetris: kerangka quinidine menjadi dasar ligan kiral yang mengarahkan oksidasi alkena menjadi diol dengan enantioselektivitas tinggi.
  • Sintesis katalis transfer fase kiral: kuarternisasi nitrogen quinidine menghasilkan garam amonium kiral yang efektif untuk alkilasi asimetris dalam sistem dua fase.
  • Resolusi kiral asam rasemat: sebagai basa kiral, quinidine dapat membentuk garam diastereomer dengan asam rasemat sehingga kedua enantiomernya dapat dipisahkan melalui kristalisasi.
  • Riset kimia bahan alam dan farmakologi: sebagai alkaloid kina standar, quinidine berguna sebagai pembanding dalam isolasi, identifikasi, dan studi aktivitas senyawa dari Cinchona.

Merek TCI (kode produk Q0006)
Nomor CAS 56-54-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Catalysts, Chiral Ligands, Chiral Reagents
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik padatan kristal atau serbuk
Penyimpanan simpan tertutup rapat, terlindung dari cahaya, di tempat sejuk dan kering

Quinidine harus disimpan dalam wadah asli yang tertutup rapat, terlindung dari cahaya, di tempat sejuk dan kering, serta jauh dari oksidator kuat. Karena memiliki aktivitas farmakologis yang kuat dan dapat berbahaya bila tertelan atau terhirup, tangani bahan ini hanya oleh personel terlatih. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Lakukan penimbangan di lemari asam atau ruang berventilasi baik. Beri label yang jelas, simpan terpisah dari bahan pangan, dan ikuti Lembar Data Keselamatan (SDS).

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.