3-Octanol adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen kimia dan sintesis molekuler. Sebagai salah satu senyawa pembangun (building block) dalam kimia organik, 3-Octanol berperan sebagai bahan dasar untuk pembuatan senyawa kompleks lainnya. Senyawa ini sering digunakan dalam reaksi substitusi, esterifikasi, dan reaksi lainnya yang memerlukan grup hidroksil. Dalam laboratorium, 3-Octanol juga digunakan sebagai pelarut atau bahan bantu dalam proses isolasi dan analisis senyawa.
3-Octanol memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang cukup baik, sehingga cocok untuk berbagai jenis reaksi kimia. Senyawa ini bersifat tidak berwarna dan berbentuk cair, dengan aroma yang khas. Daya larutnya yang baik dalam pelarut organik membuatnya mudah digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium. Karena sifatnya yang tidak beracun dan relatif aman dalam penggunaan yang sesuai, 3-Octanol menjadi pilihan yang populer di berbagai laboratorium.
Di Indonesia, 3-Octanol sering digunakan dalam penelitian kimia, pendidikan, dan industri farmasi. Banyak institusi pendidikan dan laboratorium penelitian menggunakan senyawa ini untuk berbagai eksperimen dan pengembangan produk kimia. Ketersediaan dan keandalan produk ini menjadikannya alat yang sangat penting dalam proses penelitian dan pengembangan ilmiah di Indonesia.
- Pembuatan senyawa organik kompleks melalui reaksi substitusi
- Penggunaan sebagai pelarut dalam reaksi kimia organik
- Sintesis ester dan senyawa terkait dalam laboratorium kimia
- Analisis kuantitatif dan kualitatif senyawa menggunakan teknik kromatografi
- Pemrosesan bahan baku dalam produksi bahan kimia industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 589-98-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan cahaya dan panas |
3-Octanol harus disimpan dalam wadah tertutup yang rapat untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang tidak beracun, penanganan 3-Octanol relatif aman, tetapi tetap perlu mematuhi protokol keselamatan laboratorium. Gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya saat mengambil atau mengolah bahan ini untuk meminimalkan risiko kontak langsung.
- Fu dkk. (2012). Determination of Log P by Dispersive Liquid/Liquid Microextraction Coupled with Derivatized Magnetic Nanoparticles Predispersed in 1-Octanol Phase. Analytical Sciences doi:10.2116/analsci.28.589
- Anelli dkk. (1992). Optical resolution of 2-chloro-3-phenylmethoxypropanoic acid after derivatization with (S)-2-octanol by high-performance liquid chromatography. Journal of Chromatography A doi:10.1016/0021-9673(92)80043-t
- Kudrova dkk. (2005). Extraction of Lanthanide(III) Nitrates from Aqueous Solutions with Mixtures n-Octanol-Decane, Tri-n-butyl Phosphate-n-Octanol, and Diisoamyl Methylphosphonate-n-Octanol. Radiochemistry doi:10.1007/s11137-005-0086-6
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
