Propionic acid (asam propionat) adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi kimia di laboratorium. Sebagai salah satu senyawa pembangun dasar, asam propionat memiliki struktur sederhana yang memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis, seperti esterifikasi, hidrolisis, dan sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering digunakan dalam pembuatan senyawa farmakologis, bahan makanan, dan produk kimia industri. Dalam laboratorium, asam propionat juga berperan dalam analisis kualitatif dan kuantitatif serta dalam proses sintesis senyawa lainnya.
Asam propionat memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang moderat, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia. Bahan ini bersifat cair, berwarna jernih, dan memiliki aroma khas. Karena sifatnya yang tidak sangat korosif, asam propionat relatif mudah diolah dan diproses dalam kondisi laboratorium yang terkontrol. Ketersediaannya dalam berbagai kemasan juga memudahkan penggunaan dalam skala kecil hingga menengah.
Di laboratorium Indonesia, asam propionat digunakan dalam berbagai penelitian dan pengembangan, baik di institusi pendidikan maupun lembaga riset. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen kimia dasar maupun penelitian yang lebih kompleks, seperti sintesis senyawa farmasi atau analisis komponen kimia dalam sampel. Karena kehandalannya dalam berbagai reaksi, asam propionat menjadi pilihan yang populer di berbagai bidang ilmu kimia.
- Dalam sintesis senyawa organik, asam propionat berfungsi sebagai reaktan utama dalam reaksi esterifikasi dan pembentukan ester.
- Bahan ini digunakan untuk menguji reaktivitas senyawa lain dalam reaksi kimia dasar, seperti hidrolisis dan degradasi.
- Asam propionat sering dipakai dalam analisis kualitatif untuk mengidentifikasi senyawa yang memiliki struktur mirip.
- Dalam penelitian farmakologi, asam propionat digunakan sebagai bahan bantu dalam sintesis senyawa obat.
- Bahan ini juga digunakan dalam pembuatan bahan kimia industri, seperti bahan pengawet atau bahan baku dalam produksi plastik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 79-09-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Asam propionat harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas atau sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang cair, wadah harus tahan terhadap korosi dan tidak bocor. Dalam penggunaan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena bahan ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit atau mata. Pastikan area kerja ventilasi cukup baik untuk menghindari akumulasi uap. Penanganan harus dilakukan dengan hati-hati untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Baer dkk. (1999). Interactions between propionic acid bacteria and thermophilic lactic acid bacteria. Le Lait doi:10.1051/lait:199916
- Ostlie dkk. (1999). Autolytic systems in propionic acid bacteria. Le Lait doi:10.1051/lait:199918
- Gagnaire dkk. (1999). Peptidases of dairy propionic acid bacteria. Le Lait doi:10.1051/lait:199913
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
