1,4-Phenylenediacrylic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang terdiri dari dua gugus asam karboksilat yang terhubung oleh rantai fenil. Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan senyawa kompleks, seperti polimer, obat, atau bahan kimia industri. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang dapat bereaksi dengan berbagai reaktan lain untuk menghasilkan senyawa dengan struktur yang lebih kompleks.
Karena struktur kimianya yang stabil dan reaktivitas yang cukup baik, 1,4-Phenylenediacrylic Acid menjadi pilihan yang populer dalam reaksi kimia. Senyawa ini memiliki daya tarik karena kemampuannya untuk bereaksi dengan berbagai gugus fungsional seperti amina, hidroksil, atau halogen. Sifat ini menjadikannya sangat berguna dalam sintesis senyawa heterosiklik atau senyawa dengan struktur kompleks.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi pendidikan dan lembaga penelitian mengandalkan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan dasar yang dapat diandalkan dan memiliki konsistensi tinggi. Ketersediaannya dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan polimer dengan struktur tertentu dalam industri kimia
- Reaksi esterifikasi untuk menghasilkan senyawa organik kompleks
- Penelitian tentang reaktivitas gugus asam karboksilat dalam lingkungan reaktif
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri seperti cat dan plastik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 16323-43-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung. Karena sifat kimianya yang stabil, penyimpanan dalam kondisi normal sudah cukup. Namun, dalam penggunaan sehari-hari, pastikan untuk memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Selalu gunakan wadah yang tahan terhadap reaksi kimia untuk memastikan keamanan dan kualitas senyawa.
- Chakrabarti dkk. (1992). Spectroscopic study of solid‐state photoreaction in organic crystal: Photopolymerization of dimethyl ester of α,α′‐dicyano‐p‐phenylenediacrylic acid and diethyl ester of p‐phenylenediacrylic acid. Journal of Polymer Science Part A: Polymer Chemistry doi:10.1002/pola.1992.080300815
- Nakanishi dkk. (1997). Photoreactivity and Fluorescence Spectrum of p-Phenylenediacrylic Acid Amide Derivative.. Journal of Photopolymer Science and Technology doi:10.2494/photopolymer.10.225
- Mutar (2014). Synthesis and Characterization of New Aromatic Polyesters Derived from New Aromatic Di- and Tri Hydroxyl Monomers with 4-Phenylenediacrylic Acid and Malonic Acid. Asian Journal of Chemistry doi:10.14233/ajchem.2014.18082
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
