2-Phenylcyclohexanone adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam sintesis kimia untuk menghasilkan berbagai senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang unik, terdiri dari cincin sikloheksan yang terikat pada grup fenil, sehingga menjadi bahan dasar dalam pembuatan senyawa aromatik dan heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembangun untuk memulai reaksi kimia yang lebih kompleks.
2-Phenylcyclohexanone memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dalam kondisi tertentu, seperti dalam reaksi alilasi atau reaksi Friedel-Crafts. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini juga memiliki potensi untuk digunakan dalam sintesis senyawa obat, bahan kimia industri, serta bahan baku dalam penelitian farmakologi. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemudahan dalam pemrosesan membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk laboratorium.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, 2-Phenylcyclohexanone sangat relevan untuk penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Senyawa ini sering digunakan dalam proyek penelitian yang melibatkan sintesis senyawa baru atau modifikasi struktur molekul. Dengan adanya bahan ini, para peneliti dapat mengembangkan penelitian kimia yang lebih inovatif dan aplikatif.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks karena struktur molekulnya yang unik
- Reaksi alilasi untuk memperluas rantai karbon dalam senyawa organik
- Pembuatan bahan baku farmakologi dalam penelitian obat baru
- Modifikasi struktur molekul untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu
- Penelitian kimia organik dalam program pendidikan tinggi untuk pengembangan keterampilan praktis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1444-65-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Phenylcyclohexanone harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari paparan cahaya langsung. Tempat penyimpanan yang ideal adalah di ruang laboratorium yang sejuk dan kering, jauh dari sumber panas atau kelembapan berlebihan. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Selain itu, bahan ini harus dipisahkan dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif untuk mencegah reaksi tidak terduga.
- (2002). (R)-3-PHENYLCYCLOHEXANONE. Organic Syntheses doi:10.15227/orgsyn.079.0084
- MURAKATA dkk. (1995). ChemInform Abstract: Lipase‐Catalyzed Kinetic Resolution of Phenylcyclohexanone Oxime Esters.. ChemInform doi:10.1002/chin.199515067
- Murakata dkk. (1994). Lipase-catalyzed kinetic resolution of phenylcyclohexanone oxime esters. Tetrahedron: Asymmetry doi:10.1016/s0957-4166(00)86277-1
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
