1-Phenyloxindole adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik, memiliki struktur kompleks yang terdiri dari cincin indol yang diperluas dengan gugus fenil. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis senyawa organik yang memiliki aktivitas biologis, seperti obat-obatan, pestisida, dan bahan kimia industri. Dalam laboratorium, 1-Phenyloxindole berperan sebagai bahan dasar (building block) yang digunakan untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks melalui reaksi kimia seperti reaksi condensasi atau substitusi.
Karakteristik utama dari 1-Phenyloxindole adalah kestabilan kimianya dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi organik. Senyawa ini memiliki sifat polar yang rendah, sehingga mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau kloroform. Keunikan struktur heterosikliknya membuatnya sangat diminati dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa dengan aktivitas farmakologis.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, 1-Phenyloxindole digunakan oleh peneliti kimia dan ilmuwan untuk keperluan penelitian dasar dan aplikasi industri. Bahan ini menjadi bagian penting dalam proses sintesis senyawa baru yang memiliki potensi dalam bidang farmasi dan kimia makanan.
- Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa heterosiklik
- Pengujian reaktivitas dalam reaksi kimia organik
- Pembuatan senyawa pestisida dengan efisiensi tinggi
- Pengembangan bahan kimia untuk industri makanan dan kosmetik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3335-98-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
1-Phenyloxindole harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya disimpan di area yang terpisah dari bahan kimia yang bersifat reaktif atau mudah terbakar. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
—
