N,2-Diphenylacetamide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintetik di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks, yang merupakan komponen dasar dalam pembentukan senyawa kompleks. Dalam proses sintesis, N,2-Diphenylacetamide berfungsi sebagai donor elektron atau sebagai substrat dalam reaksi substitusi. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi farmakologis atau industri.
N,2-Diphenylacetamide memiliki struktur molekul yang stabil dan memiliki sifat kimia yang dapat diprediksi. Karena struktur molekulnya yang terdiri dari gugus fenil dan gugus amida, senyawa ini memiliki reaktivitas yang cukup baik dalam berbagai kondisi reaksi. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi, seperti reaksi nucleofilik atau elektrofilik, yang menjadikannya sangat diminati oleh para peneliti.
Di laboratorium Indonesia, N,2-Diphenylacetamide digunakan dalam penelitian kimia organik, termasuk dalam studi tentang sintesis senyawa aktif biologis. Bahan ini juga sering ditemukan dalam proyek penelitian yang terkait dengan pengembangan obat atau bahan kimia industri. Karena sifatnya yang stabil dan reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.
- Sintesis senyawa aktif biologis untuk pengembangan obat
- Reaksi substitusi dalam sintesis senyawa organik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik
- Pembuatan senyawa intermediat untuk produksi bahan kimia industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 621-06-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
N,2-Diphenylacetamide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari dari paparan panas atau sinar matahari langsung. Selama penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan terjaga agar tidak terjadi kebocoran atau kerusakan fisik pada bahan.
- Apostolov dkk. (2018). STUDYING OF THE LIPOPHILICITY AND TOXICITY OF DIPHENYLACETAMIDE DERIVATIVES. Contemporary Materials doi:10.7251/comen1801022a
- Hosten dkk. (2014). Redetermination of the crystal structure of N,N-diphenylacetamide, at 200 K, C14H13NO. Zeitschrift für Kristallographie - New Crystal Structures doi:10.1515/ncrs-2014-0089
- MATT dkk. (1993). ChemInform Abstract: A Convenient Synthesis of Carbamoylmethylphosphines. X‐Ray Structure of (Diphenylphosphino)‐N,N‐diphenylacetamide.. ChemInform doi:10.1002/chin.199338268
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
