Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 25322-69-4

Poly(propylene glycol) 600, CAS 25322-69-4, TCI P3275

Poly(propylene glycol) 600, CAS 25322-69-4, TCI P3275

Identitas Kimia

No. CAS
25322-69-4
Harga reguler Rp 557.550,00
Harga reguler Rp 405.300,00 Harga obral Rp 557.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Poly(propylene glycol) 600 adalah polieter diol dari seri PPG TCI dengan berat molekul rata-rata nominal 600. Strukturnya terdiri dari rantai unit propilena oksida yang berulang dan diakhiri gugus hidroksil di kedua sisi. Di laboratorium, PPG 600 digunakan sebagai polyol untuk membangun polimer kondensasi dan poliadisi, sebagai bahan dasar pembuatan makromonomer, serta sebagai komponen formulasi yang membutuhkan cairan polieter dengan panjang rantai menengah.

Dibandingkan PPG 200 dan 400, PPG 600 memiliki rantai yang lebih panjang sehingga memberikan segmen yang lebih lentur ketika dimasukkan ke dalam polimer, sementara kandungan hidroksilnya masih cukup untuk menghasilkan kerapatan ikatan silang yang berarti. Viskositasnya sedikit lebih tinggi dibanding kelas yang lebih ringan, tetapi tetap mudah ditangani sebagai cairan. Gugus metil samping pada setiap unit propilena oksida membuat PPG lebih hidrofobik daripada polietilena glikol dengan panjang serupa, sifat yang sering dimanfaatkan dalam rekayasa polimer amfifilik.

Untuk laboratorium di Indonesia, PPG 600 mendukung riset elastomer, perekat fleksibel, pelapis, dan bahan polimer fungsional di kampus maupun laboratorium industri. Bahan ini juga cocok sebagai salah satu titik data dalam praktikum atau penelitian sistematis tentang pengaruh panjang rantai. Kemasan 25 g sesuai untuk penapisan formulasi, sedangkan 500 g mendukung produksi sampel berulang.

Brosur TCI (PDF)

  • Poliuretan dengan kelenturan sedang: PPG 600 memberikan segmen lunak yang lebih panjang daripada kelas ringan, sehingga poliuretan yang dihasilkan lebih lentur tanpa kehilangan terlalu banyak kekuatan jaringan.
  • Sintesis kopolimer amfifilik: rantai polipropilena oksida yang relatif hidrofobik dapat dipadukan dengan blok hidrofilik untuk mempelajari pembentukan misel dan perilaku perakitan diri dalam larutan.
  • Pembuatan makromonomer fungsional: gugus hidroksil terminal dapat diubah menjadi akrilat, epoksida, atau amina untuk menghasilkan prekursor resin dan jaringan polimer dengan panjang segmen yang terkendali.
  • Modifikasi resin epoksi dan poliester: penambahan diol polieter berantai menengah ini membantu meningkatkan ketangguhan dan mengurangi kerapuhan resin yang sedang dikembangkan dalam skala laboratorium.
  • Studi perbandingan sifat fisik: bersama kelas PPG lain, bahan ini dipakai untuk mengukur tren viskositas, kelarutan dalam air, dan sifat termal sebagai fungsi berat molekul rata-rata polimer.

Merek TCI (kode produk P3275)
Nomor CAS 25322-69-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik cairan (lihat sertifikat analisis untuk rincian)
Penyimpanan simpan rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan

PPG 600 sebaiknya disimpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari oksidator kuat. Karena polieter dapat menyerap air dari udara, tutup kembali wadah segera setelah pengambilan dan keringkan bahan bila akan dipakai untuk reaksi dengan isosianat. Wadah kaca atau HDPE yang bersih cocok untuk alikuot. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas lab, serta bersihkan tumpahan agar lantai tidak licin.

  • Baimark dkk. (2018). Effects of Block Structure and Poly(propylene glycol) Block Length on Stereocomplexation and Mechanical Properties of Poly(propylene glycol)-b-Polylactide Blend Films. Polymer Korea doi:10.7317/pk.2018.42.3.385
  • Horský dkk. (2016). Polypseudorotaxanes between α-cyclodextrin and poly(propylene glycol)-b-poly(ethylene glycol)-b-poly(propylene glycol) copolymers studied by MALDI-TOF mass spectrometry. European Polymer Journal doi:10.1016/j.eurpolymj.2015.11.037
  • O'Sickey dkk. (2003). Structure–property relationships of poly(urethane‐urea)s with ultralow monol content poly(propylene glycol) soft segments. III. influence of mixed soft segments of ultralow monol poly(propylene glycol), poly(tetramethylene ether glycol), and tri(propylene glycol). Journal of Applied Polymer Science doi:10.1002/app.12520

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.