Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 25322-69-4

Poly(propylene glycol) 1000 TCI P3276

Poly(propylene glycol) 1000 TCI P3276

Identitas Kimia

No. CAS
25322-69-4
Harga reguler Rp 557.550,00
Harga reguler Rp 405.300,00 Harga obral Rp 557.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Poly(propylene glycol) 1000 adalah polieter diol dengan berat molekul rata-rata nominal 1000, tersusun dari rantai propilena oksida yang diakhiri gugus hidroksil di kedua ujung. Kelas ini termasuk polyol yang paling umum dipakai dalam kimia poliuretan, karena panjang rantainya cukup untuk berperan sebagai segmen lunak. Di laboratorium, PPG 1000 dimanfaatkan untuk sintesis elastomer, prepolimer, kopolimer blok, serta sebagai bahan dasar formulasi yang membutuhkan polieter cair dengan kelenturan baik.

Pada berat molekul ini, sifat hidrofobik rantai polipropilena oksida mulai lebih terasa, sehingga kelarutannya di air umumnya lebih terbatas dibanding kelas yang lebih ringan, sementara kecocokannya dengan pelarut organik tetap baik. Kandungan hidroksil yang lebih rendah per satuan massa menghasilkan jaringan dengan jarak ikatan silang yang lebih panjang, sehingga polimer yang terbentuk lebih elastis. Bentuknya tetap cair meskipun lebih kental, sehingga masih praktis untuk ditimbang dan dicampur.

Di Indonesia, PPG 1000 relevan untuk riset busa fleksibel, elastomer, sealant, dan perekat di laboratorium perguruan tinggi maupun bagian riset dan pengembangan industri. Bahan ini juga cocok untuk penelitian elektrolit polimer dan material berbasis poliuretan termoplastik. Kemasan 25 g ideal untuk sintesis awal, sedangkan 500 g mendukung optimasi formulasi dan produksi spesimen uji mekanik.

Brosur TCI (PDF)

  • Segmen lunak elastomer poliuretan: PPG 1000 menjadi pilihan klasik untuk membangun segmen lunak yang memberi elastisitas, sehingga cocok untuk penelitian elastomer, sealant, dan poliuretan termoplastik.
  • Pembuatan prepolimer berujung isosianat: direaksikan dengan diisosianat berlebih untuk menghasilkan prepolimer yang kemudian dipanjangkan rantainya, teknik umum dalam riset perekat dan pelapis poliuretan.
  • Kopolimer blok amfifilik: rantai polipropilena oksida yang lebih hidrofobik pada kelas ini berguna untuk dirangkai dengan blok hidrofilik guna mempelajari misel, emulsi, dan sistem penghantaran bahan aktif.
  • Elektrolit polimer dan plastisizer: segmen polieter fleksibel membantu mobilitas ion dan melunakkan matriks, sehingga PPG 1000 dipakai dalam studi elektrolit polimer gel maupun padat.
  • Pengendali busa dan pelumas formulasi: polieter dengan kelarutan air terbatas ini efektif dipelajari sebagai agen antibusa dan komponen pelumas dalam eksperimen formulasi cairan industri.

Merek TCI (kode produk P3276)
Nomor CAS 25322-69-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik cairan kental (lihat sertifikat analisis untuk rincian)
Penyimpanan simpan rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan

Simpan PPG 1000 dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan jauh dari oksidator kuat. Walau kelarutannya di air lebih rendah, polieter tetap dapat menyerap sedikit kelembapan, sehingga untuk sintesis poliuretan bahan sebaiknya dikeringkan di bawah vakum sebelum direaksikan. Karena cukup kental, menghangatkan wadah secara perlahan dapat memudahkan penuangan. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas lab, serta baca SDS sebelum digunakan.

  • Baimark dkk. (2018). Effects of Block Structure and Poly(propylene glycol) Block Length on Stereocomplexation and Mechanical Properties of Poly(propylene glycol)-b-Polylactide Blend Films. Polymer Korea doi:10.7317/pk.2018.42.3.385
  • CHEN dkk. (2009). PREPARATION OF TEMPERATURE-SENSITIVE HYPERBRANCHED POLYMERS FROM POLY(PROPYLENE GLYCOL) DIGLYCIDYL ETHER AND GLYCEROL. Acta Polymerica Sinica doi:10.3724/sp.j.1105.2007.01097
  • Horský dkk. (2016). Polypseudorotaxanes between α-cyclodextrin and poly(propylene glycol)-b-poly(ethylene glycol)-b-poly(propylene glycol) copolymers studied by MALDI-TOF mass spectrometry. European Polymer Journal doi:10.1016/j.eurpolymj.2015.11.037

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.