Poly(propylene glycol) 2000 adalah polieter diol berantai panjang dengan berat molekul rata-rata nominal 2000, tersusun atas unit propilena oksida dan gugus hidroksil di kedua ujung rantai. Dalam industri maupun penelitian, PPG 2000 dikenal sebagai polyol standar untuk menghasilkan poliuretan yang lentur dan elastis. Di laboratorium, bahan ini dipakai untuk sintesis elastomer, busa fleksibel, perekat, sealant, serta sebagai blok hidrofobik dalam rancangan kopolimer.
Rantai panjang PPG 2000 memberikan segmen lunak yang sangat fleksibel dengan suhu transisi gelas rendah, sehingga polimer yang dihasilkan tetap lentur pada suhu ruang. Pada kelas ini, rantai polipropilena oksida bersifat cukup hidrofobik dan kelarutannya di air sangat terbatas, sementara tetap larut baik di banyak pelarut organik. Kandungan hidroksil yang rendah per satuan massa membuat penggunaan isosianat lebih hemat dan menghasilkan jaringan dengan jarak ikatan silang panjang yang mendukung elongasi tinggi.
Bagi laboratorium Indonesia, PPG 2000 sangat berguna untuk penelitian material poliuretan, pelapis tahan benturan, perekat fleksibel, serta material medis dan tekstil berbasis elastomer. Peneliti farmasi dan kimia koloid juga dapat memanfaatkannya untuk mempelajari sistem emulsi. Kemasan 25 g memudahkan uji formulasi awal, sedangkan 500 g mendukung pembuatan spesimen uji mekanik dalam jumlah yang memadai.
Brosur TCI (PDF)
- Monomers 2025-05-28 · hal. 26
Produk TCI terkait
- TCI P3279 25322-69-4 Poly(propylene glycol) 4000
- Poly(propylene glycol) 3000, CAS 25322-69-4, TCI P3278
- TCI P3276 25322-69-4 Poly(propylene glycol) 1000
- Poly(propylene glycol) 600, CAS 25322-69-4, TCI P3275
- Poly(propylene glycol) 400, CAS 25322-69-4, TCI P3274
- Poly(propylene glycol) 200, CAS 25322-69-4, TCI P3273
- Elastomer poliuretan berelongasi tinggi: segmen lunak PPG 2000 yang panjang menghasilkan material yang sangat lentur, sehingga cocok untuk riset elastomer, karet sintetis, dan pelapis tahan retak.
- Busa poliuretan fleksibel skala laboratorium: polyol berberat molekul tinggi ini merupakan dasar umum formulasi busa lunak, sehingga dapat dipakai untuk mempelajari pengaruh katalis dan agen peniup.
- Perekat dan sealant fleksibel: prepolimer berbasis PPG 2000 memberi daya rekat dengan kelenturan baik, berguna untuk pengujian ikatan pada substrat yang mengalami pemuaian atau getaran.
- Blok hidrofobik dalam kopolimer: rantai polipropilena oksida yang panjang dan hidrofobik dapat dirangkai dengan blok hidrofilik untuk mempelajari pembentukan misel, stabilisasi emulsi, dan sistem enkapsulasi.
- Modifikasi ketangguhan resin: penambahan PPG 2000 ke dalam resin epoksi atau sistem poliester membantu menyerap energi benturan dan mengurangi kerapuhan material termoset yang sedang dikembangkan.
| Merek | TCI (kode produk P3277) |
|---|---|
| Nomor CAS | 25322-69-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | cairan kental (lihat sertifikat analisis untuk rincian) |
| Penyimpanan | simpan rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan |
Simpan PPG 2000 dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, berventilasi baik, dan jauh dari oksidator kuat. Kadar air sekecil apa pun dapat memicu pembentukan gelembung CO2 saat bereaksi dengan isosianat, jadi keringkan bahan di bawah vakum sebelum sintesis poliuretan. Karena viskositasnya cukup tinggi, gunakan pemanasan lembut untuk memudahkan penuangan dan penimbangan. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas lab, serta rujuk SDS TCI sebelum digunakan.
- Baimark dkk. (2018). Effects of Block Structure and Poly(propylene glycol) Block Length on Stereocomplexation and Mechanical Properties of Poly(propylene glycol)-b-Polylactide Blend Films. Polymer Korea doi:10.7317/pk.2018.42.3.385
- Colı́n dkk. (2000). Equation of state of a blend of water-soluble polymers: poly(propylene glycol)+poly(ethylene glycol). Polymer doi:10.1016/s0032-3861(00)00087-2
- Togashi (2000). Competitive Attachment of Alkali Cations to Poly(ethylene glycol) and Poly(propylene glycol) Oligomers in Matrix-Assisted Laser Desorption/Ionization Process. Chemistry Letters doi:10.1246/cl.2000.704
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








