Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 72-19-5

L-(-)-Treonin – L-(-)-Threonine, CAS 72-19-5, TCI T0230

L-(-)-Treonin – L-(-)-Threonine, CAS 72-19-5, TCI T0230

Identitas Kimia

Nama lain
H-Thr-OH
No. CAS
72-19-5
PubChem
CID 6288·SID 87576218
Rumus molekul
C4H9NO3
Berat molekul
119.12 g/mol
Kemurnian
>99.0%(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2S,3R)-2-amino-3-hydroxybutanoic acid
SMILES
C[C@H]([C@@H](C(=O)O)N)O
InChIKey
AYFVYJQAPQTCCC-GBXIJSLDSA-N
Harga reguler Rp 637.350,00
Harga reguler Rp 460.950,00 Harga obral Rp 637.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

L-(-)-Threonine adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekuler. Sebagai salah satu asam amino esensial, senyawa ini memiliki struktur kimia yang unik dan berperan dalam berbagai proses katalitik serta reaksi organik. Dalam laboratorium, L-(-)-Threonine sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks, termasuk dalam bidang organokatalisis dan katalisis enzimatik. Karena sifatnya yang stabil dan mudah tersedia, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti dan ilmuwan dalam eksperimen kimia yang memerlukan keandalan dan konsistensi.

L-(-)-Threonine memiliki sifat kimia yang sangat stabil dalam kondisi normal, serta memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti air dan etanol. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan kestabilan dan kejernihan hasil. Selain itu, senyawa ini juga memiliki sifat reaktif yang memungkinkan interaksi dengan berbagai reaktan lain, sehingga memperluas aplikasinya dalam berbagai bidang ilmu kimia.

Di laboratorium Indonesia, L-(-)-Threonine digunakan secara luas dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi pendidikan dan penelitian mengandalkan senyawa ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa organik, pengembangan katalis, dan studi tentang reaktivitas molekul. Ketersediaan dan kualitas produk ini sangat mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis senyawa organik kompleks memerlukan L-(-)-Threonine sebagai bahan dasar untuk reaksi kimia yang akurat.
  • Reaksi katalitik enzimatik memanfaatkan senyawa ini sebagai substrat untuk menghasilkan produk yang spesifik.
  • Pengembangan katalis organik membutuhkan L-(-)-Threonine sebagai komponen utama dalam desain katalis yang efisien.
  • Eksperimen tentang reaktivitas asam amino menggunakan senyawa ini untuk mempelajari interaksi molekuler.
  • Penelitian tentang struktur dan fungsi senyawa biologis memanfaatkan L-(-)-Threonine sebagai model molekuler.

Merek TCI
Nomor CAS 72-19-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Organocatalysts [Catalysis]
Ukuran kemasan 25g, 100g, 500g
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

L-(-)-Threonine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kelembapan dan kontaminasi. Karena bersifat kimia yang stabil, senyawa ini tidak memerlukan kondisi penyimpanan khusus selama penyimpanan jangka pendek. Namun, dalam penggunaan sehari-hari, penting untuk memakai sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit dan pernapasan. Selain itu, produk ini harus dihindari dari paparan langsung sinar matahari dan panas berlebihan untuk menjaga kualitas dan kestabilan senyawa.

  • Li dkk. (2006). Autophosphorylation of Akt at Threonine 72 and Serine 246. Journal of Biological Chemistry doi:10.1074/jbc.m602060200
  • Srinivasan (2016). Comments on the growth of ‘L-threonine phthalate’, ‘L-threonine phosphate’, ‘L-threonine formate’ and ‘L-threonine diformate’ crystals. Optik doi:10.1016/j.ijleo.2016.02.046
  • Blaskovich dkk. (1993). Stereoselective synthesis of allo-threonine and β-2H-allo-threonine from threonine. Tetrahedron Letters doi:10.1016/s0040-4039(00)79241-0

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.