Collection: Staining for Microbiology

Staining for Microbiology — mencakup pewarna dan zat warna sintetis maupun alami seperti turunan tiazin, trifenilmetana, sianina, dan antrakuinon yang dipakai untuk memberi kontras visual pada sel mikroba, jaringan, maupun komponen selular tertentu di bawah mikroskop. Kelompok ini juga meliputi probe fluoresen untuk pelabelan molekul asam nukleat.

Staining for Microbiology digunakan peneliti mikrobiologi dan biologi sel untuk pewarnaan diferensial dinding sel bakteri, pengamatan morfologi mikroorganisme, maupun deteksi komponen seluler seperti asam nukleat dan protein melalui teknik pewarnaan klasik seperti kristal violet atau probe fluoresen seperti T-Fluor 480 untuk RNA. Pewarna seperti karmin dan azure II juga dipakai dalam preparasi histologis dan sitologis di laboratorium riset maupun pendidikan.

Contoh produk dalam koleksi ini: TCI A0574 37247-10-2 Azure II, TCI C0428 548-62-9 Crystal Violet, TCI T4436 T-Fluor 480 Solution [for RNA staining], TCI C0436 523-42-2 Cyanine, TCI T4072 T-Fluor 480 [for RNA staining], TCI C0524 6757-06-8 Cytidine 5'-Monophosphate Disodium Salt, TCI B4731 8004-94-2 Basic Violet 8, TCI C0543 1390-65-4 Carmine.

Pemilihan pewarna perlu mempertimbangkan kelarutan dalam pelarut kerja, kestabilan larutan stok, spesifisitas terhadap target seluler, serta kesesuaian dengan panjang gelombang deteksi bila menggunakan probe fluoresen. Seluruh produk merupakan produk asli Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang, dengan kemurnian, kemasan, dan kondisi penyimpanan tercantum pada halaman masing-masing item.

Kategori lain yang sejajar di bawah Microbiology, sering dipakai bersamaan dalam satu alur kerja laboratorium:

Kembali ke Microbiology. Untuk pengadaan volume besar, kemasan khusus, atau grade tertentu, hubungi tim AMI Scientific — distributor resmi TCI Japan di Indonesia — untuk pengecekan ketersediaan dan lead time langsung ke Jepang.

36 products