Collection: Plant Tissue Culture

Plant Tissue Culture — berisi zat pengatur tumbuh, vitamin, dan komponen media seperti auksin sintetik, sitokinin, serta garam anorganik yang dipakai untuk mendukung pertumbuhan dan diferensiasi jaringan tanaman secara in vitro. Kombinasi senyawa ini mengatur keseimbangan hormonal pada media kultur.

Plant Tissue Culture dipakai laboratorium bioteknologi pertanian dan pemuliaan tanaman untuk perbanyakan klonal, induksi kalus, serta regenerasi tunas dan akar pada media padat maupun cair. Senyawa seperti asam fenoksiasetat terklorinasi dan turunannya berperan sebagai auksin sintetik untuk memicu pembelahan sel, sementara vitamin dan alginat dipakai sebagai komponen pendukung media dan matriks enkapsulasi.

Contoh produk dalam koleksi ini: TCI A0537 50-81-7 L-Ascorbic Acid, TCI B6492 94-80-4 Butyl 2-(2,4-Dichlorophenoxy)acetate, TCI A0539 134-03-2 Sodium L-Ascorbate, TCI C0031 102-07-8 1,3-Diphenylurea, TCI A0205 9005-38-3 Sodium Alginate 100-200, TCI C0172 999-81-5 Chlorocholine Chloride, TCI A0149 73-24-5 Adenine, TCI C0206 94-74-6 (4-Chloro-2-methylphenoxy)acetic Acid.

Perhatikan konsentrasi kerja zat pengatur tumbuh, kemurnian bahan kelas kultur jaringan, serta kelarutan dalam media—baik bentuk asam bebas maupun garam natrium. Seluruh produk merupakan produk asli Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang, dengan kemurnian, kemasan, dan kondisi penyimpanan tercantum pada halaman masing-masing item.

Kategori lain yang sejajar di bawah Plant Biotechnology, sering dipakai bersamaan dalam satu alur kerja laboratorium:

Kembali ke Plant Biotechnology. Untuk pengadaan volume besar, kemasan khusus, atau grade tertentu, hubungi tim AMI Scientific — distributor resmi TCI Japan di Indonesia — untuk pengecekan ketersediaan dan lead time langsung ke Jepang.

64 products