Benzylmalonic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya yang penting dalam pembuatan senyawa heterosiklik, obat, dan bahan kimia industri. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia untuk menghasilkan produk akhir yang memiliki struktur tertentu.
Benzylmalonic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap berbagai kondisi kimia seperti suhu tinggi, katalis, atau pelarut tertentu. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton, sehingga memudahkan proses pemisahan dan reaksi kimia. Sifat fisika dan kimia yang konsisten membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk berbagai eksperimen laboratorium.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Benzylmalonic Acid digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dalam program studi kimia, farmasi, dan teknologi material, karena kemampuannya dalam membantu sintesis senyawa kompleks yang diperlukan untuk pengembangan produk baru.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi dalam pembuatan senyawa organik kompleks
- Pembuatan bahan kimia industri seperti plastik dan bahan pelapis
- Eksperimen kimia untuk studi reaktivitas dan mekanisme reaksi
- Penelitian tentang struktur molekuler dan sifat fisika senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 616-75-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Benzylmalonic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Selama penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung. Pastikan area penyimpanan terhindar dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
- Allan dkk. (1994). Preparation, structural characterisation and thermal analyses studies of the cobalt(II), nickel(II) and copper(II) complexes of benzylmalonic acid. Thermochimica Acta doi:10.1016/0040-6031(94)80014-6
- Cervellati dkk. (2002). Benzylmalonic acid reaction with iodine and behavior in a Briggs–Rauscher oscillator. International Journal of Chemical Kinetics doi:10.1002/kin.10062
- Rodríguez-Celestino dkk. (2026). DFT, Molecular Docking, and Molecular Dynamics Analysis of Electronic Structure, Reactivity, and PTP1B Binding of Phenylacetic and Benzylmalonic Acid-Functionalized C60 Derivatives. Molecules doi:10.3390/molecules31193543
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








