Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 161265-03-8

4,5-Bis(diphenylphosphino)-9,9-dimethylxanthene, CAS 161265-03-8, TCI B2709

4,5-Bis(diphenylphosphino)-9,9-dimethylxanthene, CAS 161265-03-8, TCI B2709

Identitas Kimia

No. CAS
161265-03-8
PubChem
CID 636044·SID 87558605
Rumus molekul
C39H32OP2
Berat molekul
578.6 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(5-diphenylphosphanyl-9,9-dimethylxanthen-4-yl)-diphenylphosphane
SMILES
CC1(C2=C(C(=CC=C2)P(C3=CC=CC=C3)C4=CC=CC=C4)OC5=C1C=CC=C5P(C6=CC=CC=C6)C7=CC=CC=C7)C
InChIKey
CXNIUSPIQKWYAI-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.351.350,00
Harga reguler Rp 960.750,00 Harga obral Rp 1.351.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

4,5-Bis(diphenylphosphino)-9,9-dimethylxanthene adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai katalis dalam berbagai reaksi kimia organik, terutama dalam proses koupling. Senyawa ini termasuk dalam kategori katalis yang berperan dalam mempercepat reaksi tanpa terlibat secara langsung dalam produk akhir. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk mempercepat reaksi seperti Suzuki-Miyaura dan Heck, yang merupakan bagian dari reaksi koupling organik. Karena sifatnya yang stabil dan efektif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik dan sintesis molekul kompleks.

Senyawa ini memiliki struktur molekul yang kompleks dengan dua gugus fosfin diphenyl yang memberikan sifat katalitik yang sangat baik. Struktur ini memungkinkan senyawa ini berinteraksi secara efisien dengan logam transisi, seperti palladium, yang sering digunakan sebagai katalis dalam reaksi koupling. Karena sifatnya yang tidak mudah terdegradasi dan memiliki stabilitas tinggi, senyawa ini cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan kestabilan dan konsistensi hasil.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik dan sintesis senyawa kompleks. Banyak institusi pendidikan dan penelitian, seperti universitas dan laboratorium riset, memanfaatkan senyawa ini untuk keperluan eksperimen yang memerlukan katalis efisien dan stabil. Karena ketersediaan dan kualitasnya, senyawa ini menjadi pilihan yang populer di berbagai bidang ilmu kimia di Indonesia.

Brosur TCI (PDF)

  • Reaksi koupling organik untuk sintesis senyawa kompleks
  • Katalis dalam reaksi Suzuki-Miyaura untuk menghasilkan senyawa aromatik
  • Pendukung reaksi Heck dalam sintesis alkil halida
  • Bahan bantu dalam penelitian katalis berbasis logam transisi
  • Komponen penting dalam proses sintesis molekul biologis

Dari brosur TCI

  • Ligan yang digunakan bersama Pd(OAc)2 pada skema karbonilasi T3121

Merek TCI
Nomor CAS 161265-03-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Cross-Coupling [Catalysis]
Ukuran kemasan 1g, 5g, 25g
Bentuk fisik Padat, berwarna coklat kekuningan
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan

Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin akan mempertahankan kualitas dan stabilitas senyawa. Karena sifatnya yang tidak beracun, penanganan umumnya aman, tetapi tetap perlu menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penggunaan masker dan sarung tangan disarankan untuk menjaga keamanan di laboratorium.

  • Ambili Raj dkk. (2009). 4,4,5,5,5-Pentafluoro-1-(9H-fluoren-2-yl)-1,3-pentanedione complex of Eu3+ with 4,5-bis(diphenylphosphino)-9,9-dimethylxanthene oxide as a promising light-conversion molecular device. Dalton Transactions doi:10.1039/b907031a
  • Tunyogi dkk. (2010). [μ-4,5-Bis(diphenylphosphino)-9,9-dimethylxanthene]bis[(trifluoroacetato)gold(I)] and its dichloromethane 0.58-solvate. Acta Crystallographica Section C Crystal Structure Communications doi:10.1107/s0108270110013363
  • Biagini-Cingi dkk. (1997). Structural properties of some dimeric Cu(I) 1,2-bis(diphenylphosphino)ethane complexes with carboxy- and dithiocarboxy-arylates. X-ray crystal structures of [bis(benzoato-O)-bis{1,2-bis(diphenylphosphino)ethane}-μ-1,2-bis(diphenylphosphino)ethanedicopper(I)]·4H2O and [bis(dithio-o-toluato,SS′)-bis{μ-1,2-bis(diphenylphosphino)ethane}dicopper(I)]. Inorganica Chimica Acta doi:10.1016/s0020-1693(97)05487-x

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

Referensi dari brosur TCI

  1. Tsuyoshi Ueda. Trichlorophenyl Formate: Highly Reactive and Easily Accessible Crystalline CO Surrogate for Palladium-Catalyzed Carbonylation of Aryl/Alkenyl Halides and Triflates Organic Letters, 2012. doi:10.1021/ol302593z
  2. . Pd-Catalyzed External-CO-Free Carbonylation: Preparation of 2,4,6-Trichlorophenyl 3,4-Dihydronaphthalene-2-Carboxylate Organic Syntheses, 2014. doi:10.15227/orgsyn.091.0039