Celastrol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam eksperimen untuk mengeksplorasi aktivitas biologisnya, seperti efek anti-inflamasi, antitumor, dan antiviral. Celastrol memiliki potensi besar dalam pengembangan obat baru, terutama dalam penelitian terapi kanker dan penyakit autoimun. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk memperoleh data ilmiah yang relevan dengan mekanisme kerja obat dan respons tubuh terhadap berbagai kondisi medis.
Celastrol memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena sifat ini, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai metode analisis kimia dan biokimia. Selain itu, Celastrol juga memiliki struktur molekul kompleks yang memungkinkan interaksi dengan berbagai target molekuler dalam tubuh, menjadikannya bahan yang sangat diminati dalam penelitian farmakologi. Karena keunikan struktur dan aktivitas biologisnya, Celastrol sering dipilih sebagai bahan utama dalam eksperimen yang memerlukan senyawa dengan aktivitas spesifik.
Dalam konteks penelitian di Indonesia, Celastrol digunakan oleh para peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga penelitian untuk mengembangkan solusi medis dan farmakologis yang inovatif. Bahan ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang fokus pada pengembangan obat lokal, terutama dalam bidang kanker dan penyakit kronis. Dengan adanya Celastrol, para peneliti dapat menguji berbagai hipotesis dan menghasilkan data yang berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.
- Penelitian farmakologi untuk menguji aktivitas anti-inflamasi dan antitumor
- Pengembangan obat baru terkait penyakit autoimun dan kanker
- Analisis senyawa bioaktif dalam bahan alami untuk penelitian obat tradisional
- Eksperimen biokimia untuk memahami mekanisme interaksi molekuler
- Penelitian terapi alternatif yang memanfaatkan senyawa alami untuk pengobatan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 34157-83-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents |
| Ukuran kemasan | 25mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Celastrol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering, serta jauh dari paparan cahaya langsung. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau kaca, untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Dalam penggunaan, harus mematuhi protokol keselamatan laboratorium, seperti menggunakan sarung tangan dan masker, serta menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selain itu, bahan ini sebaiknya tidak disimpan bersama bahan kimia lain yang bersifat reaktif atau korosif untuk mencegah risiko kecelakaan.
- (2021). Correction: Systematic identification of celastrol-binding proteins reveals that Shoc2 is inhibited by celastrol. Bioscience Reports doi:10.1042/bsr-20181233_cor
- GÜRBÜZ (2018). Celastrol and its Potential Health Benefits. Journal of Literature Pharmacy Sciences doi:10.5336/pharmsci.2017-58590
- Hu dkk. (2022). Celastrol enhances bone wound healing in rats. Acta Biochimica Polonica doi:10.18388/abp.2020_6270
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
