5-Chloropyrazine-2-carboxylic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur heterosiklik yang kompleks, terdiri dari cincin pyrazine yang diperlakukan dengan substituen klorin dan gugus karboksilat. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan senyawa kompleks, termasuk obat-obatan, pestisida, dan bahan kimia industri. Karena sifatnya yang reaktif dan struktur molekul yang unik, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Karena struktur heterosikliknya, senyawa ini mudah bereaksi dengan berbagai reaktan seperti asam, basa, dan pelarut organik. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok untuk aplikasi yang memerlukan reaksi kimia yang spesifik dan terkendali.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakannya untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan lingkungan. Ketersediaan dan kualitas bahan ini mendukung kegiatan penelitian yang berkualitas di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik kompleks untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi kimia organik dalam penelitian material baru
- Pembuatan senyawa pestisida sintetis untuk pertanian berkelanjutan
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa kimia dalam lingkungan
- Pengembangan bahan kimia industri dengan struktur spesifik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 36070-80-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari kelembapan dan paparan udara |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari kelembapan. Penyimpanan dalam kulkas pada suhu rendah dapat meningkatkan stabilitasnya. Selama penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat kimianya yang reaktif, senyawa ini harus dihindari dari paparan langsung dan disimpan terpisah dari bahan kimia yang tidak kompatibel.
—
