Methyl 3,5-Diamino-6-chloropyrazine-2-carboxylate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik, terutama dalam pembentukan senyawa heterosiklik kompleks. Senyawa ini memiliki struktur dasar pyrazine yang diperkaya dengan gugus amina dan kloro, sehingga menjadi bahan penting dalam pengembangan senyawa farmakologis dan material kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa dengan aktivitas biologis tertentu.
Karakteristik utama senyawa ini termasuk kelarutan dalam pelarut organik seperti etil asetat dan dimetil sulfoxida, serta stabilitas dalam kondisi reaksi tertentu. Karena struktur kimianya yang kompleks dan fleksibel, senyawa ini sangat cocok untuk reaksi substitusi dan reaksi coupling. Keberagaman struktur kimia yang bisa dihasilkan dari senyawa ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang farmasi, kimia organik, dan material. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen mereka.
- Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Reaksi coupling dalam pembentukan senyawa heterosiklik kompleks
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia organik
- Pengembangan material kimia dengan struktur tertentu
- Eksperimen kimia organik untuk studi struktur dan reaktivitas
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1458-01-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan di tempat yang sejuk serta kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan udara lembap untuk mencegah degradasi. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini mungkin bersifat iritatif.
—

