3,5-Dichloroaniline adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis untuk menghasilkan senyawa kompleks dengan struktur aromatik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar (building block) yang sangat penting dalam pembuatan senyawa organik. Dalam proses sintesis, 3,5-Dichloroaniline berperan sebagai prekursor untuk senyawa dengan aplikasi dalam farmasi, industri bahan kimia, dan penelitian material.
Karakteristik utama dari 3,5-Dichloroaniline adalah keberadaan dua gugus klorin di posisi 3 dan 5 pada cincin anilina, yang memberikan sifat reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi substitusi dan reaksi kondensasi. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk reaksi yang memerlukan substitusi atau penggantian gugus fungsi.
Di laboratorium Indonesia, 3,5-Dichloroaniline digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa obat dan bahan kimia industri. Bahan ini juga menjadi bagian penting dalam pendidikan kimia tingkat universitas dan lembaga penelitian, karena memungkinkan praktikum dan eksperimen yang mendekati skala industri.
- Sintesis senyawa obat dengan struktur aromatik kompleks
- Reaksi substitusi klorin pada cincin aromatik untuk pembuatan senyawa baru
- Pengembangan bahan kimia industri seperti bahan pewarna dan bahan plastik
- Penelitian material organik yang memerlukan struktur heteroaromatik
- Eksperimen pendidikan untuk memahami reaktivitas senyawa aromatik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 626-43-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serpihan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
3,5-Dichloroaniline harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Bahan ini bersifat beracun dan berbahaya jika tertelan atau terkena kulit, sehingga harus ditangani dengan sarung tangan dan masker respirator. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak bocor dan terhindar dari kontak dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
- Sasikala dkk. (2017). Spectroscopic and non-linear optical studies of two novel optical limiters from dichloroaniline family crystals: 3,4-Dichloroaniline and 3,5-dichloroaniline. Optics & Laser Technology doi:10.1016/j.optlastec.2017.04.029
- ZHANG dkk. (2009). Effects of 3,4-Dichloroaniline on Testicle Enzymes as Biological Markers in Rats. Biomedical and Environmental Sciences doi:10.1016/s0895-3988(09)60020-9
- Dong dkk. (2023). Development of Simultaneous Determination Method of Pesticide High Toxic Metabolite 3,4-Dichloroaniline and 3,5 Dichloroaniline in Chives Using HPLC-MS/MS. Foods doi:10.3390/foods12152875
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
