(-)-Diacetyl-L-tartaric Acid dengan nomor CAS 51591-38-9 adalah turunan asam L-tartrat yang kedua gugus hidroksilnya telah diasetilasi, sehingga menghasilkan senyawa dikarboksilat kiral dengan kerangka karbon yang tetap mempertahankan konfigurasi asli dari sumber alaminya. Di laboratorium sintesis organik, senyawa ini berperan sebagai chiral building block sekaligus agen bantu dalam pemisahan enantiomer. Kehadiran dua pusat stereogenik yang terdefinisi jelas menjadikannya rujukan yang andal ketika peneliti perlu memindahkan informasi stereokimia dari bahan awal yang murah dan tersedia luas menuju molekul target yang jauh lebih kompleks.
Karakteristik yang membuat bahan ini banyak dipilih adalah kombinasi antara kekakuan kerangka tartrat, keberadaan dua gugus karboksilat bebas, dan gugus asetil yang melindungi hidroksil sekunder. Gugus karboksilat memungkinkan pembentukan garam diastereomer dengan basa organik seperti amina rasemat, sementara gugus asetil menurunkan kepolaran dan mengubah pola kelarutan sehingga perbedaan kelarutan antar diastereomer menjadi lebih mudah dieksploitasi saat kristalisasi. Senyawa ini juga dikenal sebagai prekursor untuk pembuatan anhidrida tartrat terasetilasi yang dipakai pada reaksi esterifikasi lanjutan. Sifat padatan kristalinnya memudahkan penimbangan akurat pada skala miligram maupun gram.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini umum ditemukan pada kelompok riset kimia organik sintesis di perguruan tinggi, laboratorium pengembangan bahan baku obat, serta unit riset industri pangan yang mempelajari kimia turunan tartrat. Kemasan 25 g yang ringkas cocok untuk kebutuhan riset skala penelitian tesis, disertasi, maupun proyek hibah yang tidak memerlukan volume besar. Ketersediaan bahan bermerek TCI membantu tim laboratorium menjaga keterulangan hasil antar batch percobaan yang dijalankan dalam rentang waktu panjang.
Brosur TCI (PDF)
- Chiral Building Blocks 2025-04-14 · hal. 10
- Resolusi rasemat amina, karena gugus dikarboksilatnya membentuk garam diastereomer yang memiliki kelarutan berbeda sehingga satu enantiomer dapat dikristalkan secara selektif dari campuran.
- Sintesis asimetris berbasis kerangka tartrat, karena dua pusat kiral yang berdekatan mampu mengarahkan pendekatan reagen pada sisi molekul tertentu selama pembentukan ikatan baru.
- Prekursor pembuatan anhidrida tartrat terasetilasi, karena dua gugus karboksilat pada posisi berdekatan dapat mengalami dehidrasi intramolekuler membentuk cincin anhidrida yang reaktif terhadap nukleofil.
- Bahan pembanding kiral pada pengembangan metode kromatografi, karena strukturnya terdefinisi baik sehingga cocok dipakai menguji kemampuan kolom memisahkan pasangan senyawa berstereokimia berlawanan.
- Studi kimia turunan tartrat untuk aplikasi pangan, karena senyawa ini menjadi model struktur bagi ester tartrat terasetilasi yang dipelajari dalam riset bahan tambahan dan emulsifier.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 51591-38-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, terlindung dari kelembapan dan cahaya langsung |
Simpan wadah asli dalam keadaan tertutup rapat pada lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas maupun sinar matahari langsung. Gunakan botol kaca atau wadah asli bertutup ulir agar bahan tidak menyerap uap air dari udara lembap, karena kelembapan tinggi dapat memicu hidrolisis gugus asetil secara perlahan. Lakukan penimbangan dengan spatula bersih dan kering, hindari kontaminasi silang antar bahan, serta segera tutup kembali wadah setelah digunakan. Kenakan sarung tangan, jas laboratorium, dan pelindung mata karena senyawa bersifat asam dan dapat mengiritasi kulit, mata, serta saluran pernapasan. Bekerja di dalam lemari asam sangat dianjurkan saat menangani bahan dalam bentuk serbuk halus.
- Pratama dkk. (2024). Improving Sweet Bread Properties with Diacetyl Tartaric Acid Ester of Monoglyceride (DATEM). Journal of Applied Food Technology doi:10.17728/jaft.23112
- Yu dkk. (2021). Influence of diacetyl tartaric acid ester of monoglycerides on the properties of whey powder–maltodextrin emulsion. Journal of Food Processing and Preservation doi:10.1111/jfpp.15692
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


