2,5-Dichloroterephthalic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan dua gugus klor yang mengikat pada atom karbon ke-2 dan ke-5 dari cincin terftalat. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembangun (building block) untuk membangun molekul yang lebih kompleks, seperti polimer, obat, atau bahan kimia industri. Karena sifatnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi kimia modern.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang sangat stabil dan tidak mudah terurai dalam kondisi normal. Struktur aromatiknya memberikan kekuatan dan kestabilan yang memungkinkan senyawa ini digunakan dalam berbagai kondisi reaksi. Selain itu, senyawa ini bersifat tidak beracun dalam kondisi tertentu dan mudah diolah dengan metode kimia standar. Karena karakteristik ini, senyawa ini sangat cocok untuk digunakan dalam laboratorium yang membutuhkan bahan kimia yang aman dan efisien.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik dan sintesis senyawa kompleks. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan produk baru, memperbaiki proses produksi, atau memenuhi kebutuhan industri lokal. Karena ketersediaannya dan kemudahan penggunaannya, senyawa ini menjadi salah satu bahan yang populer dalam lingkungan laboratorium di Indonesia.
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk pengembangan obat dan bahan kimia
- Pembuatan polimer dengan sifat tertentu seperti kekuatan mekanik dan ketahanan kimia
- Reaksi substitusi klor pada cincin aromatik untuk menghasilkan senyawa baru
- Penelitian tentang struktur molekul dan reaktivitas senyawa aromatik
- Pengembangan bahan kimia industri seperti cat, plastik, dan bahan pelapis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13799-90-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena sifatnya yang stabil, senyawa ini tidak memerlukan kondisi penyimpanan khusus selama periode waktu yang tidak terlalu lama. Namun, dalam penggunaan sehari-hari, penting untuk menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Gunakan sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani senyawa ini.
- Hao dkk. (2016). Three-dimensional nickel(II) and cobalt(II) coordination polymers constructed from 2,5-dichloroterephthalic acid and bis(imidazole) ligands. Transition Metal Chemistry doi:10.1007/s11243-016-0114-8
- Kang dkk. (2018). Synthesis, structures and characterization of two cobalt(II) coordination polymers with 2,5-dichloroterephthalic acid and flexible bis(benzimidazole) ligands. Transition Metal Chemistry doi:10.1007/s11243-018-0242-4
- Du dkk. (2019). The crystal structure of 2,5-dichloroterephthalic acid dihydrate, C8H8Cl2O6. Zeitschrift für Kristallographie - New Crystal Structures doi:10.1515/ncrs-2019-0396
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
