Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 6217-54-5

cis-4,7,10,13,16,19-Docosahexaenoic Acid, CAS 6217-54-5, TCI D2226

cis-4,7,10,13,16,19-Docosahexaenoic Acid, CAS 6217-54-5, TCI D2226

Identitas Kimia

Nama lain
DHA · DHA
No. CAS
6217-54-5
PubChem
CID 445580·SID 87568664
Rumus molekul
C22H32O2
Berat molekul
328.50 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)
Suhu simpan
0-10°C
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(4Z,7Z,10Z,13Z,16Z,19Z)-docosa-4,7,10,13,16,19-hexaenoic acid
SMILES
CCC=CCC=CCC=CCC=CCC=CCC=CCCC(=O)O
InChIKey
MBMBGCFOFBJSGT-KUBAVDMBSA-N
MDL
MDL00065722
Harga reguler Rp 6.386.100,00
Harga reguler Rp 4.481.400,00 Harga obral Rp 6.386.100,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Lihat contoh CoA (contoh format — nilai aktual sesuai lot pengiriman)

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D2226 cis-4,7,10,13,16,19-Docosahexaenoic Acid, umum dikenal sebagai DHA, adalah asam lemak rantai panjang tak jenuh ganda dengan enam ikatan rangkap berkonfigurasi cis. Dalam katalog ini produk tersebut dikelompokkan sebagai pereaksi riset titik kuantum koloid, karena asam lemak rantai panjang berperan penting sebagai ligan permukaan dan pengendali pertumbuhan partikel pada sintesis nanokristal. Selain itu DHA juga dikenal luas dalam kajian biokimia lipid dan nutrisi sebagai asam lemab omega-3, sehingga bahan ini melayani dua jalur penelitian sekaligus di laboratorium modern.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah kombinasi gugus karboksilat pengikat permukaan dengan rantai hidrokarbon panjang yang sangat lentur. Gugus karboksilat mampu terikat pada permukaan nanokristal logam maupun semikonduktor dan menstabilkan partikel agar tidak menggumpal, sementara rantai berikatan rangkap banyak memberikan kelenturan dan mencegah penataan rapat sehingga dispersi dalam pelarut nonpolar terjaga. Banyaknya ikatan rangkap cis membuat molekul ini melengkung dan tidak mudah mengkristal, tetapi sekaligus membuatnya peka terhadap oksigen, cahaya, dan panas, sehingga bahan ini biasa ditangani dengan kehati-hatian khusus dan disimpan pada suhu rendah.

Di Indonesia, DHA bermutu pereaksi dibutuhkan oleh laboratorium nanomaterial, riset titik kuantum, serta kelompok biokimia dan pangan yang mengkaji lipid dan asam lemak esensial. Kemasan 100 mg sesuai untuk sintesis nanokristal skala laboratorium maupun penyiapan larutan baku analisis kromatografi, sekaligus mengurangi risiko bahan teroksidasi karena disimpan terlalu lama.

Brosur TCI (PDF)

  • Ligan permukaan sintesis titik kuantum, karena gugus karboksilat mengikat permukaan nanokristal dan rantai panjangnya menjaga dispersi stabil dalam pelarut nonpolar.
  • Pengendalian pertumbuhan nanopartikel, sebab asam lemak berperan mengatur laju nukleasi sehingga ukuran dan bentuk partikel dapat diarahkan secara reprodusibel.
  • Bahan pembanding analisis asam lemak, mengingat DHA rutin dipakai sebagai standar identifikasi dan kuantifikasi omega-3 pada kromatografi gas maupun HPLC.
  • Riset biokimia lipid dan membran, karena rantai tak jenuh ganda berpengaruh besar terhadap kelenturan membran dan digunakan pada kajian model liposom.
  • Studi oksidasi lipid, sebab banyaknya ikatan rangkap cis menjadikannya substrat sensitif yang ideal untuk menguji antioksidan dan mekanisme peroksidasi.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 6217-54-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Materials Science > Electronic Materials > Colloidal Quantum Dot (QD) Research Reagents
Ukuran kemasan 100 mg
Bentuk fisik cairan berminyak (verifikasi pada label dan lembar analisis kemasan)
Penyimpanan simpan dingin, tertutup rapat, terlindung cahaya, sebaiknya di bawah gas inert sesuai anjuran label pabrikan

Asam lemak tak jenuh ganda sangat mudah teroksidasi, sehingga penyimpanan harus dingin, gelap, dan sedapat mungkin di bawah atmosfer gas inert seperti nitrogen atau argon. Gunakan vial kaca ambar bertutup septum, hindari wadah plastik yang dapat menyerap atau melepaskan cemaran, dan minimalkan waktu wadah terbuka. Biarkan bahan yang disimpan dingin mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun. Ambil dengan jarum suntik kaca atau mikropipet bersih dan kering, lalu segera alirkan kembali gas inert sebelum menutup. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Buat larutan kerja segar dan buang limbah organik sesuai prosedur laboratorium.

—