TCI D2226 cis-4,7,10,13,16,19-Docosahexaenoic Acid, umum dikenal sebagai DHA, adalah asam lemak rantai panjang tak jenuh ganda dengan enam ikatan rangkap berkonfigurasi cis. Dalam katalog ini produk tersebut dikelompokkan sebagai pereaksi riset titik kuantum koloid, karena asam lemak rantai panjang berperan penting sebagai ligan permukaan dan pengendali pertumbuhan partikel pada sintesis nanokristal. Selain itu DHA juga dikenal luas dalam kajian biokimia lipid dan nutrisi sebagai asam lemab omega-3, sehingga bahan ini melayani dua jalur penelitian sekaligus di laboratorium modern.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah kombinasi gugus karboksilat pengikat permukaan dengan rantai hidrokarbon panjang yang sangat lentur. Gugus karboksilat mampu terikat pada permukaan nanokristal logam maupun semikonduktor dan menstabilkan partikel agar tidak menggumpal, sementara rantai berikatan rangkap banyak memberikan kelenturan dan mencegah penataan rapat sehingga dispersi dalam pelarut nonpolar terjaga. Banyaknya ikatan rangkap cis membuat molekul ini melengkung dan tidak mudah mengkristal, tetapi sekaligus membuatnya peka terhadap oksigen, cahaya, dan panas, sehingga bahan ini biasa ditangani dengan kehati-hatian khusus dan disimpan pada suhu rendah.
Di Indonesia, DHA bermutu pereaksi dibutuhkan oleh laboratorium nanomaterial, riset titik kuantum, serta kelompok biokimia dan pangan yang mengkaji lipid dan asam lemak esensial. Kemasan 100 mg sesuai untuk sintesis nanokristal skala laboratorium maupun penyiapan larutan baku analisis kromatografi, sekaligus mengurangi risiko bahan teroksidasi karena disimpan terlalu lama.
Brosur TCI (PDF)
- Colloidal Quantum Dot (QD) Research Reagents 2026-05-21 · hal. 4
- Lipids 2025-12-17 · hal. 5
Produk TCI terkait
- TCI A0781 506-32-1 Arachidonic Acid
- Asam Gamma-linolenat – gamma-Linolenic Acid, CAS 506-26-3, TCI L0152
- Asam Linoleat – Linoleic Acid, CAS 60-33-3, TCI L0124
- Asam Linoleat – Linoleic Acid, CAS 60-33-3, TCI L0053
- Asam Linolenat – Linolenic Acid, CAS 463-40-1, TCI L0050
- all cis-5,8,11,14,17-Eicosapentaenoic Acid, CAS 10417-94-4, TCI E0441
- Ligan permukaan sintesis titik kuantum, karena gugus karboksilat mengikat permukaan nanokristal dan rantai panjangnya menjaga dispersi stabil dalam pelarut nonpolar.
- Pengendalian pertumbuhan nanopartikel, sebab asam lemak berperan mengatur laju nukleasi sehingga ukuran dan bentuk partikel dapat diarahkan secara reprodusibel.
- Bahan pembanding analisis asam lemak, mengingat DHA rutin dipakai sebagai standar identifikasi dan kuantifikasi omega-3 pada kromatografi gas maupun HPLC.
- Riset biokimia lipid dan membran, karena rantai tak jenuh ganda berpengaruh besar terhadap kelenturan membran dan digunakan pada kajian model liposom.
- Studi oksidasi lipid, sebab banyaknya ikatan rangkap cis menjadikannya substrat sensitif yang ideal untuk menguji antioksidan dan mekanisme peroksidasi.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 6217-54-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Electronic Materials > Colloidal Quantum Dot (QD) Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 100 mg |
| Bentuk fisik | cairan berminyak (verifikasi pada label dan lembar analisis kemasan) |
| Penyimpanan | simpan dingin, tertutup rapat, terlindung cahaya, sebaiknya di bawah gas inert sesuai anjuran label pabrikan |
Asam lemak tak jenuh ganda sangat mudah teroksidasi, sehingga penyimpanan harus dingin, gelap, dan sedapat mungkin di bawah atmosfer gas inert seperti nitrogen atau argon. Gunakan vial kaca ambar bertutup septum, hindari wadah plastik yang dapat menyerap atau melepaskan cemaran, dan minimalkan waktu wadah terbuka. Biarkan bahan yang disimpan dingin mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun. Ambil dengan jarum suntik kaca atau mikropipet bersih dan kering, lalu segera alirkan kembali gas inert sebelum menutup. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Buat larutan kerja segar dan buang limbah organik sesuai prosedur laboratorium.
—




