Ethyl cis-4,7,10,13,16,19-Docosahexaenoate adalah ester etil dari asam dokosaheksaenoat, yang lebih dikenal sebagai DHA, salah satu asam lemak omega-3 rantai sangat panjang. Molekul ini memiliki dua puluh dua atom karbon dengan enam ikatan rangkap yang seluruhnya berkonfigurasi cis. Dalam kategori lipid untuk ilmu hayati, senyawa ini berperan sebagai bahan rujukan dan bahan uji pada penelitian nutrisi, biokimia membran, dan analisis profil asam lemak. Bentuk ester etil dipilih karena lebih mudah diuapkan dan dianalisis dengan kromatografi gas dibandingkan asam bebasnya, sekaligus mencerminkan bentuk yang lazim dijumpai pada sediaan minyak ikan terkonsentrasi.
Sifat utama yang menentukan penggunaannya adalah tingkat ketidakjenuhan yang sangat tinggi. Enam ikatan rangkap cis membuat rantai hidrokarbon melengkung dan sangat lentur, yang secara biologis berkaitan dengan fluiditas membran sel saraf dan retina. Namun sifat yang sama juga membuat molekul ini sangat rentan terhadap oksidasi oleh udara, cahaya, dan panas, sehingga penanganannya menuntut kehati-hatian ekstra. Wujudnya berupa cairan berminyak yang larut baik dalam pelarut organik nonpolar seperti heksana dan kloroform, dan praktis tidak larut dalam air. Kemurnian isomerik yang terjaga penting agar hasil analisis kromatografi dapat dipercaya.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini banyak dipakai pada penelitian pangan dan gizi, pengujian mutu minyak ikan, serta riset biokimia di bidang kesehatan. Indonesia sebagai negara maritim memiliki banyak kajian tentang kandungan omega-3 pada produk perikanan, dan standar autentik seperti ini menjadi pembanding penting. Kemasan 100 mg sesuai untuk penggunaan analitik yang biasanya hanya memerlukan jumlah kecil per pengujian.
- Standar analisis kromatografi gas — bentuk ester etil mudah menguap sehingga cocok sebagai pembanding autentik untuk identifikasi puncak DHA pada profil asam lemak.
- Pengujian mutu minyak ikan dan suplemen — laboratorium memakainya untuk mengkalibrasi metode kuantifikasi kandungan omega-3 pada produk perikanan dan sediaan nutrisi.
- Riset biokimia membran sel — rantai sangat tak jenuh ini dipakai untuk mempelajari pengaruh DHA terhadap fluiditas dan fungsi membran biologis.
- Studi oksidasi lipid — banyaknya ikatan rangkap menjadikannya model ideal untuk meneliti mekanisme peroksidasi lipid serta menguji efektivitas antioksidan.
- Penelitian nutrisi dan metabolisme — senyawa ini berfungsi sebagai bahan uji terkontrol dalam kajian penyerapan, distribusi, dan peran fisiologis asam lemak omega-3.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 84494-72-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Lipids |
| Ukuran kemasan | 100 mg |
| Bentuk fisik | cairan berminyak |
| Penyimpanan | simpan dingin, terlindung cahaya, di bawah gas inert bila memungkinkan |
Asam lemak tak jenuh ganda seperti DHA sangat mudah teroksidasi, sehingga penyimpanan dingin di lemari pendingin atau pembeku sangat dianjurkan sesuai petunjuk pabrikan. Gunakan wadah kaca amber tertutup rapat dan ganti udara di atas cairan dengan nitrogen atau argon setelah setiap pengambilan untuk memperlambat pembentukan peroksida. Hindari paparan cahaya, panas, dan udara terbuka dalam waktu lama, serta jangan menggunakan wadah plastik yang dapat melarutkan komponen. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan air. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium saat menangani.
—
