Dimethyl Dodecanedioate adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks yang sering digunakan dalam reaksi kimia untuk membangun struktur molekul kompleks. Produk ini memiliki struktur ester yang memungkinkan reaksi kimia seperti hidrolisis, esterifikasi, atau reaksi substitusi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu dalam pembuatan senyawa heterosiklik atau non-heterosiklik yang memiliki aplikasi luas dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan memungkinkan reaktivitas yang terkendali dalam kondisi tertentu. Dengan struktur molekul yang jelas dan kemurnian tinggi, senyawa ini sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan presisi tinggi. Ketersediaan dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dalam skala laboratorium kecil hingga menengah.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru atau modifikasi senyawa yang sudah ada. Bahan ini juga digunakan dalam pendidikan tingkat universitas sebagai bahan praktikum untuk memahami reaksi esterifikasi dan sifat senyawa ester.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan bahan polimer dengan sifat tertentu untuk industri material
- Penelitian tentang reaksi kimia esterifikasi dalam kondisi tertentu
- Pengujian sifat kimia senyawa ester dalam analisis kualitatif
- Pembuatan senyawa intermediet dalam produksi bahan farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1731-79-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan sinar matahari langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Penanganan sebaiknya dilakukan dalam ruangan dengan ventilasi yang baik untuk menghindari paparan uap. Karena sifat kimia yang relatif stabil, risiko reaksi berbahaya rendah, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
