Docosanedioic Acid (D3137) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai eksperimen kimia. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dan merupakan bagian dari kategori senyawa non-heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain, terutama dalam bidang organik dan farmasi. Fungsi utamanya adalah sebagai molekul penghubung yang memungkinkan pembentukan senyawa dengan struktur yang lebih kompleks.
Docosanedioic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti esterifikasi, reduksi, dan reaksi substitusi. Karena sifat ini, senyawa ini dipilih karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai reaktan tanpa mengalami degradasi yang signifikan. Selain itu, kemurnian dan konsistensi kualitasnya memastikan hasil eksperimen yang akurat dan dapat diandalkan.
Di laboratorium Indonesia, Docosanedioic Acid digunakan secara luas dalam penelitian ilmiah, terutama di bidang kimia organik, farmasi, dan material. Bahan ini menjadi pilihan utama karena keandalan dan ketersediaannya, sehingga mendukung kegiatan penelitian yang berkelanjutan dan inovatif di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan bahan polimer dengan sifat tertentu untuk aplikasi industri
- Penelitian tentang sifat fisika dan kimia senyawa rantai panjang
- Pengembangan bahan baku untuk produksi bahan kimia industri
- Eksperimen kimia dalam pendidikan tinggi untuk memperkaya pemahaman mahasiswa
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 505-56-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan udara dan cahaya |
Docosanedioic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan udara bebas. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia sangat disarankan. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, terutama saat memproses bahan dalam jumlah besar. Selalu hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta pastikan area kerja selalu bersih dan terorganisir untuk mengurangi risiko kecelakaan.
—
