Ethanesulfonyl Chloride (TCI E0035) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur kimia yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi pembentukan senyawa baru melalui mekanisme elektrofilik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai reagen untuk modifikasi senyawa organik, terutama dalam proses perlindungan dan deproteksi. Karena sifatnya yang reaktif, Ethanesulfonyl Chloride menjadi alat penting dalam sintesis senyawa kompleks.
Ethanesulfonyl Chloride memiliki sifat kimia yang sangat reaktif, terutama terhadap senyawa dengan struktur elektron-defisit. Senyawa ini biasanya digunakan dalam kondisi anhidrat dan dalam lingkungan reaktif yang terkontrol. Karena kemampuannya untuk membentuk ikatan sulfonamida, senyawa ini dipilih untuk aplikasi yang membutuhkan reaktivitas tinggi dan spesifisitas reaksi.
Di laboratorium Indonesia, Ethanesulfonyl Chloride digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa farmakologis dan bahan kimia industri. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian yang berkaitan dengan modifikasi senyawa untuk meningkatkan stabilitas atau aktivitas biologis.
- Reaksi sintesis senyawa organik untuk pembentukan ikatan sulfonamida
- Modifikasi senyawa dalam proses deproteksi dan perlindungan kimia
- Pembuatan senyawa farmakologis dengan aktivitas biologis tertentu
- Penelitian dalam bidang kimia makanan untuk modifikasi struktur molekul
- Pengembangan bahan kimia industri yang memerlukan reaktivitas tinggi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 594-44-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Synthetic Reagents > Protection, Deprotection, Derivatization |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Ethanesulfonyl Chloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari air dan sumber panas. Bahan ini bersifat reaktif dan berbahaya jika terkena air atau panas. Penggunaan harus dilakukan dalam lingkungan terkontrol, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penanganan harus dilakukan dengan hati-hati untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Ignaťev dkk. (1999). Comparative Electrochemical Fluorination of Ethanesulfonyl Chloride and Fluoride.. Acta Chemica Scandinavica doi:10.3891/acta.chem.scand.53-1110
- Jansen‐van Vuuren dkk. (2022). Synthesis of [2H5]baricitinib via [2H5]ethanesulfonyl chloride. Journal of Labelled Compounds and Radiopharmaceuticals doi:10.1002/jlcr.3969
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


