3-Fluoro-4-iodobenzonitrile adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintetik untuk membangun struktur molekul kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, terutama dalam penelitian tentang senyawa organik dan sintesis organik. Sebagai building block, senyawa ini memiliki kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti substitusi nukleofilik, reaksi elektrofilik, atau reaksi coupling.
Karakteristik utama dari 3-Fluoro-4-iodobenzonitrile termasuk keberadaan gugus fluoro dan iod pada struktur molekulnya, yang memberikan sifat reaktivitas tinggi. Gugus fluoro meningkatkan polaritas molekul, sementara gugus iod memberikan kestabilan dalam reaksi tertentu. Kombinasi ini membuat senyawa ini sangat diminati dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa dengan struktur kompleks.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian ilmu kimia, farmasi, dan material. Banyak institusi pendidikan dan penelitian memanfaatkan bahan ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang medis, industri, atau lingkungan.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi coupling dalam pembuatan senyawa organik kompleks
- Penelitian tentang reaktivitas gugus fluoro dan iod dalam kimia organik
- Pengembangan material dengan sifat khusus untuk aplikasi industri
- Studi tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 887266-99-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Senyawa ini bersifat reaktif dan perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
