Isophthaloyl Chloride (TCI I0159) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan senyawa heterociklik atau senyawa dengan struktur kompleks. Sebagai suatu derivat asam isophthalat, senyawa ini memiliki reaktivitas tinggi yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi kondensasi. Dalam laboratorium, Isophthaloyl Chloride digunakan untuk membangun struktur molekul yang lebih besar, seperti dalam sintesis obat, bahan polimer, atau senyawa kimia industri.
Isophthaloyl Chloride memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap bahan-bahan tertentu seperti basa kuat atau pelarut organik. Senyawa ini bersifat kering dan tidak mudah terurai dalam kondisi normal, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan. Karena sifat reaktivitasnya yang tinggi, senyawa ini dipilih dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan kecepat dan presisi dalam proses sintesis.
Di laboratorium Indonesia, Isophthaloyl Chloride sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian dari kebutuhan dasar dalam pembentukan senyawa baru, baik untuk tujuan akademik maupun industri. Dengan ketersediaan yang cukup dan harga yang terjangkau, senyawa ini menjadi pilihan yang populer di berbagai laboratorium di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterociklik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan senyawa polimer dalam penelitian material
- Reaksi substitusi dalam sintesis senyawa aromatik
- Penelitian kimia organik untuk pengembangan bahan kimia industri
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 99-63-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Isophthaloyl Chloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi udara dan kelembapan. Bahan ini sebaiknya disimpan di suhu kamar dan jauh dari sumber panas atau sinar matahari langsung. Dalam penggunaan, pastikan wadah tidak terbuka selama tidak digunakan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
- ZHANG (2009). SYNTHESIS OF AROMATIC POLYESTERS FROM ESTERS OF DIPHENOLIC ACID AND ISOPHTHALOYL CHLORIDE BY INTERFACIAL POLYCONDENSATION. Acta Polymerica Sinica doi:10.3724/sp.j.1105.2008.01135
- Sakaguchi (2002). Crystallization Behavior of Copoly(ether ketone) Derived from 2, 6-Naphthalenedicarboxylic Acid Chloride and Isophthaloyl Chloride. High Performance Polymers doi:10.1177/095400830201400402
- Berti dkk. (2006). Hydrolytic Stability of Terephthaloyl Chloride and Isophthaloyl Chloride. Environmental Science & Technology doi:10.1021/es060954a
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
