Terephthaloyl Chloride (TCI T0017) adalah bahan kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur kimia yang terdiri dari dua grup klorida yang terikat pada cincin 1,4-fenilena. Dalam laboratorium, Terephthaloyl Chloride sering digunakan sebagai reaktan dalam reaksi penggabungan (coupling reaction) untuk menghasilkan senyawa seperti poliester, poliamida, dan senyawa heterosiklik. Bahan ini juga menjadi komponen penting dalam pembuatan bahan kimia industri dan bahan baku farmasi.
Karena sifatnya yang reaktif dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi, Terephthaloyl Chloride dipilih karena keandalan dan kestabilan dalam kondisi reaksi tertentu. Bahan ini memiliki daya tarik karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia, termasuk reaksi nucleofilik dan elektrofilik. Ketersediaannya dalam berbagai kemasan juga memudahkan penggunaan dalam skala laboratorium kecil hingga menengah.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Terephthaloyl Chloride sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan bahan baru dan sintesis senyawa kompleks. Bahan ini juga menjadi pilihan utama di berbagai institusi pendidikan dan penelitian, karena ketersediaannya dan kehandalannya dalam berbagai aplikasi kimia.
Brosur TCI (PDF)
- Biomaterials Research Reagents 2025-02-19 · hal. 21
- Monomers 2025-05-28 · hal. 37
- Sintesis poliester dan poliamida untuk pengembangan bahan kimia industri
- Reaksi penggabungan (coupling reaction) dalam pembuatan senyawa heterosiklik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam kondisi tertentu
- Pengembangan bahan baku farmasi dan produk kimia khusus
- Uji kinerja bahan kimia dalam reaksi kimia organik di laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 100-20-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat (bentuk serbuk atau kristal) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari air dan kelembapan |
Terephthaloyl Chloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari air, kelembapan, dan paparan langsung sinar matahari. Bahan ini bersifat reaktif dan dapat bereaksi dengan air, sehingga wadah penyimpanannya harus kedap udara dan tahan terhadap korosi. Di laboratorium, bahan ini sebaiknya ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Penggunaan harus dilakukan dalam ruang yang terkontrol dan dengan ventilasi yang memadai untuk mencegah akumulasi uap.
- Berti dkk. (2006). Hydrolytic Stability of Terephthaloyl Chloride and Isophthaloyl Chloride. Environmental Science & Technology doi:10.1021/es060954a
- Moilanen dkk. (2000). FTIR and strengthening studies on liquid crystalline oligomers of 2-thioalkoxy/2-alkoxyhydroquinones and terephthaloyl chloride. Polymer doi:10.1016/s0032-3861(00)00099-9
- Wei dkk. (2012). Preparation and Characterization of Nanofiltration Membranes Synthesized by Hyperbranched Polyester and Terephthaloyl Chloride (TPC). Polymers and Polymer Composites doi:10.1177/096739111202000304
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Polymer/Macromolecule ReagentsMonomersDicarboxylic Acid Chloride Monomers
- Biomaterials/Biocompatible Materials Research ReagentsMonomers and Macromonomers [Biomaterials/Biocompatible Materials Research Reagents]Dicarboxylic Acid Chloride Monomers [Biomaterials/Biocompatible Materials Research Reagents]








