Phthaloyl Chloride (TCI P0405) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur kimia yang memungkinkan reaksi dengan berbagai jenis molekul, terutama dalam proses pembentukan ikatan amida. Phthaloyl Chloride sering digunakan sebagai reagen dalam reaksi penggabungan atau modifikasi molekul. Dalam laboratorium, bahan ini menjadi komponen penting dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan non-heterosiklik.
Phthaloyl Chloride memiliki sifat kimia yang sangat reaktif, terutama terhadap basa dan senyawa yang memiliki kelompok hidroksil. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan pembentukan ikatan. Bahan ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan kloroform, sehingga memudahkan dalam proses pencampuran dan reaksi.
Di laboratorium Indonesia, Phthaloyl Chloride digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, farmasi, dan industri bahan kimia. Ketersediaannya dalam berbagai kemasan memudahkan penggunaan untuk berbagai skala eksperimen dan produksi.
- Reaksi sintesis senyawa amida untuk produksi obat-obatan
- Pembuatan senyawa heterosiklik dalam penelitian farmakologi
- Modifikasi molekul dalam proses pembuatan bahan kimia industri
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam analisis kimia organik
- Sintesis senyawa dengan struktur kompleks untuk penelitian material
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 88-95-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Phthaloyl Chloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat reaktif, sehingga perlu ditangani dengan hati-hati menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker. Simpan di area yang terpisah dari bahan-bahan yang mudah terbakar atau bahan basa. Pastikan ventilasi cukup untuk mencegah akumulasi uap.
- TYURINA dkk. (1991). ChemInform Abstract: Friedel‐Crafts Reaction of Phthaloyl Chloride with o‐Xylene.. ChemInform doi:10.1002/chin.199126175
- Tang dkk. (2013). Synthesis of Ortho Phthaloyl Chloride Using Triphosgene by Response Surface Methodology. Advanced Materials Research doi:10.4028/www.scientific.net/amr.634-638.3026
- Liu dkk. (2013). p-Phthaloyl Chloride-Grafted SF Induced Biomineralization of Hydroxyapatites. Asian Journal of Chemistry doi:10.14233/ajchem.2013.oh7
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
