L-(+)-Lysine Monohydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia. Sebagai asam amino esensial, senyawa ini memiliki peran penting dalam sintesis protein, pengembangan obat, serta penelitian biokimia. Bahan ini sering digunakan dalam laboratorium untuk memproduksi senyawa kompleks atau sebagai bahan baku dalam reaksi kimia tertentu.
L-(+)-Lysine Monohydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam air, yang menjadikannya pilihan yang baik untuk berbagai aplikasi laboratorium. Karena sifatnya yang tidak beracun dan tidak mudah bereaksi dengan bahan kimia lain, senyawa ini juga aman untuk digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmu hayat, farmasi, dan kimia makanan. Banyak institusi penelitian dan universitas mengandalkan produk ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan baku kimia berkualitas tinggi.
- Dalam sintesis protein, senyawa ini digunakan sebagai bahan baku untuk membangun struktur protein kompleks.
- Dalam penelitian obat, senyawa ini menjadi komponen penting dalam pengembangan obat yang mengandalkan interaksi asam amino.
- Dalam analisis kimia, senyawa ini digunakan sebagai standar untuk memastikan akurasi hasil uji kualitatif dan kuantitatif.
- Dalam produksi makanan, senyawa ini digunakan sebagai bahan tambahan untuk meningkatkan rasa dan kualitas protein.
- Dalam penelitian biokimia, senyawa ini digunakan untuk mempelajari fungsi dan struktur asam amino dalam tubuh.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 657-27-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
L-(+)-Lysine Monohydrochloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kelembapan dan kontaminasi. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Dalam penggunaan, pastikan untuk memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata.
- Mohammadi dkk. (2006). Concentration of l-lysine monohydrochloride (l-lysine–HCl) syrup using vacuum membrane distillation. Desalination doi:10.1016/j.desal.2006.03.441
- EFSA Panel on Additives and Products or Substances used in Animal Feed (FEEDAP) (2013). Scientific opinion on the safety and efficacy of concentrated liquid L‐lysine (base), concentrated liquid L‐lysine monohydrochloride and L‐lysine monohydrochloride produced by Escherichia coli (FERM BP‐10941) for all animal species, based on three dossiers submitted by Ajinomoto Eurolysine SAS. EFSA Journal doi:10.2903/j.efsa.2013.3365
- Zhang dkk. (2011). Recovery of L-lysine from L-lysine monohydrochloride by ion substitution using ion-exchange membrane. Desalination doi:10.1016/j.desal.2010.12.016
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

![71989-26-9 Nepsilon-(tert-Butoxycarbonyl)-Nalpha-[(9H-fluoren-9-ylmethoxy)carbonyl]-L-lysine - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510B3072_4b5e842c-a4b3-4909-8dc2-14a7d17533e7.jpg?v=1768359590&width=533)