Maleic Acid (TCI M0006) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen kimia di laboratorium. Sebagai asam karbonil, maleic acid memiliki struktur molekul yang khas dengan dua gugus karboksil yang dapat berpartisipasi dalam reaksi kimia berbagai jenis. Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik, terutama dalam reaksi esterifikasi, hidrolisis, dan polimerisasi. Maleic acid juga memiliki aplikasi dalam analisis kualitatif dan kuantitatif, serta dalam pembuatan senyawa obat dan bahan kimia industri.
Maleic Acid memiliki sifat kimia yang sangat reaktif, terutama karena keberadaan dua gugus karboksil yang sangat polar. Senyawa ini mudah larut dalam air dan memiliki titik leleh yang relatif rendah, sehingga memudahkan proses pemanasan dan pendinginan dalam laboratorium. Keberadaan gugus karboksil juga membuatnya sangat baik dalam reaksi dengan basa, sehingga sangat cocok untuk reaksi netralisasi dan pembentukan garam.
Di laboratorium Indonesia, maleic acid sering digunakan dalam penelitian kimia murni, industri farmasi, dan pengembangan bahan kimia baru. Karena sifat reaktif dan keberagaman aplikasinya, senyawa ini menjadi bahan yang sangat penting dalam berbagai eksperimen dan pengujian di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
Brosur TCI (PDF)
- Lipids 2025-12-17 · hal. 8
- Sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik seperti ester dan anhidrida.
- Digunakan dalam reaksi netralisasi untuk menghasilkan garam maleat.
- Memainkan peran penting dalam analisis kualitatif melalui reaksi dengan indikator asam-basa.
- Dalam pembuatan polimer seperti poliester dan poliakrilat.
- Digunakan dalam proses pengendapan dan pengendapan ion dalam analisis kimia.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 110-16-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Synthetic Reagents > Acids, Bases [Synthetic Reagents] |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Maleic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kelembapan dan reaksi kimia yang tidak diinginkan. Karena sifat reaktifnya, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari paparan langsung dengan sinar matahari atau panas berlebihan. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan terjauh dari bahan kimia yang bersifat basa atau reduktor.
- Morris dkk. (2025). Comparison of lipid dynamics and permeability in styrene-maleic acid and diisobutylene-maleic acid copolymer lipid nanodiscs by electron paramagnetic resonance spectroscopy. JBIC Journal of Biological Inorganic Chemistry doi:10.1007/s00775-024-02091-9
- Overduin dkk. (2019). Advancing membrane biology with poly(styrene-co-maleic acid)-based native nanodiscs. European Polymer Journal doi:10.1016/j.eurpolymj.2018.11.015
- Yadav dkk. (2002). Esterification of maleic acid with ethanol over cation-exchange resin catalysts. Reactive and Functional Polymers doi:10.1016/s1381-5148(02)00086-x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
