Myristic Acid (Asam Miristat) adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen kimia di laboratorium. Sebagai salah satu senyawa pembangun dasar (building block), Myristic Acid memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering digunakan dalam reaksi esterifikasi, saponifikasi, dan sintesis senyawa terpenoid. Dalam konteks laboratorium, Myristic Acid berperan sebagai bahan baku untuk pembuatan produk farmasi, kosmetik, dan bahan baku industri.
Myristic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah bereaksi dengan bahan kimia lainnya, sehingga memudahkan proses manipulasi di laboratorium. Senyawa ini berbentuk padat berwarna putih, tidak berbau, dan larut dalam pelarut organik seperti eter dan eter. Karena sifatnya yang non-venen dan tidak beracun, Myristic Acid menjadi pilihan yang aman untuk digunakan dalam berbagai eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, Myristic Acid digunakan dalam penelitian kimia, pendidikan, dan pengembangan produk industri. Bahan ini sangat relevan untuk kebutuhan akademik dan industri yang memerlukan senyawa dasar untuk eksperimen dan produksi. Ketersediaan produk ini mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi di sektor kimia di Indonesia.
- Dalam sintesis senyawa ester, Myristic Acid digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan senyawa dengan sifat tertentu.
- Myristic Acid sering digunakan dalam eksperimen saponifikasi untuk memahami proses pembentukan sabun.
- Bahan ini menjadi komponen penting dalam pembuatan produk kosmetik seperti pelembap dan minyak.
- Myristic Acid digunakan dalam penelitian farmasi untuk pengembangan obat dan suplemen.
- Bahan ini juga digunakan dalam proses pemurnian dan karakterisasi senyawa organik di laboratorium.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 544-63-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berwarna putih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Myristic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Bahan ini tidak mudah terurai, sehingga penyimpanan jangka panjang masih aman selama kondisi penyimpanan sesuai. Dalam penggunaan, pastikan wadah tidak terbuka dan jauhkan dari sumber panas atau reaktif. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung.
- Chen dkk. (2011). Coating of Electrode by Myristic Acid via Microwave Reaction. Advanced Materials Research doi:10.4028/www.scientific.net/amr.306-307.544
- Burridge (2011). Myristic acid. Lipidomics Gateway doi:10.1038/lipidmaps.2011.3
- Davoudi dkk. (2023). Capric Acid and Myristic Acid Permeability Enhancers in Curved Liposome Membranes. Journal of Chemical Information and Modeling doi:10.1021/acs.jcim.3c00936
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
