Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 244193-48-4

1-Methyl-3-propylimidazolium Tetrafluoroborate, CAS 244193-48-4, TCI M3036

1-Methyl-3-propylimidazolium Tetrafluoroborate, CAS 244193-48-4, TCI M3036

Identitas Kimia

Nama lain
PMIMBF4
No. CAS
244193-48-4
PubChem
CID 11171853·SID 354335318
Rumus molekul
C7H13BF4N2
Berat molekul
212.00 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(N)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-methyl-3-propylimidazol-1-ium tetrafluoroborate
SMILES
[B-](F)(F)(F)F.CCCN1C=C[N+](=C1)C
InChIKey
XFTQQJUVYZPNRC-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.167.600,00
Harga reguler Rp 831.600,00 Harga obral Rp 1.167.600,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M3036 1-Methyl-3-propylimidazolium Tetrafluoroborate adalah garam imidazolium dengan anion tetrafluoroborat yang dikategorikan sebagai sumber ligan berdonor karbon dalam katalisis. Kation 1-metil-3-propilimidazolium pada senyawa ini merupakan prekursor klasik karbena N-heterosiklik (NHC), yakni ligan berdonor sigma kuat yang banyak dipakai untuk menstabilkan pusat logam transisi. Selain perannya di bidang katalisis, senyawa ini juga berperilaku sebagai cairan ionik sehingga dapat digunakan sebagai medium reaksi maupun elektrolit dalam berbagai percobaan laboratorium.

Sifat yang membuatnya dipilih terletak pada kombinasi kation dan anion tersebut. Anion tetrafluoroborat bersifat lemah berkoordinasi, sehingga tidak bersaing dengan substrat dalam mengikat pusat logam, suatu keunggulan penting pada reaksi terkatalisis logam. Dibandingkan halida, tetrafluoroborat juga memberi jendela elektrokimia yang lebih lebar dan viskositas yang berbeda, sehingga sering lebih disukai pada studi elektrokimia. Posisi C-2 pada cincin imidazolium dapat dideprotonasi dengan basa kuat untuk menghasilkan karbena bebas atau kompleks NHC-logam secara in situ, memberi peneliti jalur sintesis katalis yang ringkas dan efisien.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini relevan bagi kelompok riset katalisis homogen, kimia organologam, elektrokimia, dan material. Kemasan 5 g memadai untuk penyaringan kondisi reaksi dan penyiapan katalis skala kecil, sedangkan kemasan 25 g mendukung pengulangan percobaan, studi daur ulang katalis, maupun percobaan sel elektrokimia yang memerlukan volume elektrolit lebih besar.

Brosur TCI (PDF)

  • Prekursor ligan karbena N-heterosiklik — deprotonasi posisi C-2 menghasilkan donor sigma kuat yang menstabilkan kompleks paladium, nikel, emas, maupun logam transisi lainnya.
  • Penyiapan katalis organologam in situ — memungkinkan pembentukan kompleks NHC-logam langsung dalam labu reaksi tanpa isolasi karbena bebas yang sensitif terhadap udara.
  • Elektrolit dengan anion lemah berkoordinasi — tetrafluoroborat memberi jendela elektrokimia lebih lebar dibanding halida sehingga sesuai untuk voltametri dan studi perangkat energi.
  • Medium reaksi cairan ionik — sifat non-volatilnya mendukung reaksi berkepanjangan pada suhu tinggi sekaligus memudahkan pemisahan produk dari fase katalitik.
  • Studi hubungan struktur dan sifat — pasangan kation-anion tertentu dipakai membandingkan pengaruh anion terhadap viskositas, kelarutan, dan kinerja katalitik secara sistematis.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 244193-48-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Carbon-Donor Ligands [Catalysis]
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik garam imidazolium; rujuk label kemasan dan CoA lot yang diterima
Penyimpanan simpan tertutup rapat, kering, sejuk, dan terlindung dari kelembapan

Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat kering dan sejuk, sebaiknya di dalam desikator, karena penyerapan air dapat menurunkan kinerja pada aplikasi katalisis dan elektrokimia yang peka terhadap kelembapan. Hindari kontak dengan asam kuat dan jauhkan dari sumber panas. Lakukan penimbangan menggunakan spatula kering dan, bila percobaan menuntut kondisi anhidrat, tangani di dalam glove box atau di bawah aliran gas inert. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium; bekerja di lemari asam saat menyiapkan larutan. Tutup kembali wadah segera setelah pengambilan dan beri label tanggal pembukaan.

—